Puluhan Yachter Berlabuh di Tanjung Kelayang

  • Whatsapp
Turis, atau yachter peserta Wonderful Sail To Indonesia 2019 diajak menari dalam Welcome Ceremony di Pendopo Pantai Tanjung Kelayang, Belitung, Rabu (16/10/2019). (Foto: Dodi Iskandar)

Peserta Wonderful Sail Indonesia 2019

SIJUK – Lebih dari 30 yachter dari berbagai negara tiba di Pantai Tanjung Kelayang, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kedatangan para yachter ini disambut dalam Welcome Ceremony di Pendopo Tanjung Kelayang, Rabu (16/10/2019).

Puluhan yachter yang mengikuti rangkaian kegiatan Wonderful Sail To Indonesia 2019 ini disambut langsung Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Ir Hermanto. Dan Tanjung Kelayang merupakan salah satu entry point dalam kegiatan Sail Indonesia kali ini.

Dalam pantauan Rakyat Pos, penyambutan para turis ini ditandai dengan pengalungan selendang kepada perwakilan peserta Sail Indonesia. Selanjutnya, para yachter disuguhkan dengan kesenian khas Belitong yakni Campak Kembang Ketakong.

Suasana santai tersaji dalam welcome ceremony ini. Puluhan yachter bahkan ikut menari bersama saat penampilan kesenian Campak Tembang Ketakong didampingi para guide.

Untuk diketahui, para yachter ini dijadwalkan akan berada di Belitung hingga Minggu (20/10/2019) mendatang. Selama di Belitung, berbagai kegiatan telah disiapkan Dinas Pariwisata yang bakal diikuti para yachter.

Hermanto mengatakan, penyambutan peserta Sail Indonesia tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya pemerintah daerah juga akan memperkenalkan Geopark Belitung kepada para yachter pada kegiatan Sail Indonesia tahun ini.

“Kita juga akan memperkenalkan geosite-geosite kita kepada temen-temen dari luar (peserta Sail Indonesia-red). Mereka juga kita ikutkan dalam masalah lingkungan,” ujar Hermanto disela welcome ceremony.

Kegiatan Sail Indonesia ini, lanjut Hermanto, sebagai moment untuk memperkenalkan Belitung dari sisi kepariwisataan terhadap dunia luar atau masyarakat di luar negeri.

Diakuinya, tahun ini merupakan tahun ke-12 Belitung sebagai entry point dalam Sail Indonesia. Pada awal-awal pelaksanaan Sail Indonesia, Pemda Belitung memberikan fasilitas lebih kepada para peserta, termasuk transport gratis untuk mengunjungi lokasi lain.

“Banyak sekali yang sudah berubah. Kalau dulu semua kita ongkosin, mulai mereka mau kemana-mana, mereka rental kita ongkosin. Sekarang nggak lagi, kalau mereka berminat ya mereka harus mengeluarkan biaya juga,” sebut Hermanto. (dod/1)

Related posts