Puluhan Ribu Surat Suara Dibakar

  • Whatsapp
Surat suara yang rusak di KPU Kota Pangkalpinang, tadi malam dimusnahkan dengan cara dibakar di Gudang Jelutung Subur, Pangkalpinang. Dari 6.047 lembar surat suara rusak, yang dibakar paling banyak adalah surat suara DPRD Provinsi Babel. KPU daerah lain di Babel juga melakukan hal serupa kemarin siang. (Foto: Roni Bayu)

SUNGAILIAT – KPU Bangka musnahkan 20.288 surat suara yang tidak terpakai dalam pemilihan umum (pemilu) 2019. Surat suara yang dimusnahkan tersebut merupakan surat suara yang rusak dan kelebihan.
Surat suara tersebut meliputi surat suara pemilihan presiden dengan jumlah 4.235, DPRD RI 2.530, DPD RI 1.854, DPRD Provinsi 3.827, DPRD Kabupaten dapil 1 2.189, dapil 2 1.361, dapul 3 1.172, dan dapil 4 2.120.
Pemusnahan tersebut dilakukan dengan cara dibakar bersama dengan pihak polres bangka serta bawaslu kabupaten bangka di halaman Gedung Diklat Sungailiat.
Ketua KPU Bangka, M Hasan mengatakan pemusnahan tersebut harus dilakukan sebelum hari pencoblosan.
“Memang surat suara yang tidak terpakai ini harus dimusnahkan sebelum hari H,” ungkapnya, Selasa (16/4/2019).
Ia mengatakan kebanyakan surat suara yang dimusnahkan tersebut merupakan surat suara presiden dan wakil presiden karena terdapat noda dan robek.
“Paling banyak yang kita musnahkan ini surat suara presiden dan wakil presiden sebanyak 4.235 karena terdapat cacat dan robek,” tambah Hasan.
Terpisah, KPUD Bangka Barat turut memusnahkan 3.113 lembar surat suara rusak dan surat suara lebih pemilu 2019.
Jumlah surat suara yang rusak mencapai 1210 lembar dan surat suara lebih sebanyak 1921 lembar.
Pemusnahan surat suara ini dilakukan Selasa (16/04/2019) di lapangan binajaya Mentok. “Mekanismenya memang seperti ini. Surat suara yang rusak dan lebih kita musnahkan agar tidak disalahgu akan,” kata Ketua KPUD Bangka Barat, Pardi.
Pemusnahan surat suara ini ikut disaksikan langsung Bupati Bangka Barat, Markus, Kapolres Bangka Barat, Dandim 0431 Babar, dan Bawaslu Bangka Barat.
Pardi menjelaskan untuk surat suara rusak, yang paling banyak jenis kerusakannya akibat terkena tinta, kemudian rusak karena robek.
Sementara surat suara yang akan digunakan pada pemiku nanti sudah mulai didistribusikan Selasa (16/04/2019).
“Hari ini Selasa (16/04/2019) kita mulai mendistribusikan surat suara ke PPS,” jelas Pardi.
Sedangkan KPU Kota Pangkalpinang memusnahkan 6.047 surat suara rusak dengan cara dibakar di Gudang Jelutung Subur, Pangkalpinang, Selasa malam (16/4/2019). Dari surat suara yang dibakar tersebut yang paling banyak adalah surat suara DPRD provinsi.
“Yang paling rusak kemarin memang DPRD Provinsi ada 3.611 surat suara,” kata Ketua KPU Kota Pangkalpinang, Penti kepada sejumlah wartawan usai pemusnahan surat suara.
Dia menjelaskan, pemusnahan surat suara yang rusak tersebut baru bisa dilakukan pada malam hari dikarenakan menyelesaikan pendistribusian logistik terlebih dahulu.
“Kebetulan hari ini kita jadwalnya distribusi logistik kotak suara, jadi kita maksimalkan waktu, sudah selesai semua distribusi, baru kita lakukan pemusnahan,” ungkapnya.
Adapun rincian surat suara rusak yang telah dimusnahkan yakni surat suara presiden dan wakil presiden sebanyak 8 lembar, DPD 233 lembar, DPR RI 864 lembar, DPRD provinsi 3.611 lembar dan DPRD kota sebanyak 431 lembar. (mg419/wan/ron/6)

Related posts