PT GPL Bantah Jadi Pemicu

  • Perluasan Lahan Sawit
  • Tim Pemkab akan Turun

 

RIAU SILIP – Protes beberapa warga Mapur terkait rencana perluasan lahan Di Desa Mapur, yang diisukan didalangi oleh pihak PT Gunung Pelawan Lestari, dibantah langsung oleh pihak menejemen PT GPL.
“Tidak benar kalau PT GPL memicu permasalahan sengketa lahan yang ada di beberapa wilayah,” ujar Pembina Kemitraan PT GPL, Guliano Augusta, kepada Rakyat Pos, Senin, (9/1).
Sumbernya pemicunya, kata dia, tidak jelas darimana. Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan pekerjaan proyek investasi kebun sawit harus berpedoman kepada izin dari Pemerintah Daerah. “Dalam hal ini kami juga bekerja tidak seenaknya, kami mengikuti aturan yang ada,” ungkapnya.
Namun, disebutkannya, izin lokasi yang ada dalam proyek tersebut terdapat di dua wilayah yang ada di dua Kecamatan yakni Riau Silip dan Belinyu. “Dalam proyek ini masih ada polemik antara Desa Silip dan Desa Mapur Kecamatan Riau Silip, serta Desa Gunung Muda dan Desa Gunung Pelawan Kecamatan Belinyu,” katanya.
Sejauh ini, menurut dia, sengketa yang berkembang  dipicu  ketidak jelasan terhadap batas wilayah yang ada. “Sebetulnya dari PT GPL tidak ada permasalahan. Kita bekerja di dalam ijin lokasi,” pungkasnya.
Ia berharap permasalahan ini, dapat diselesaikan pihak desa terkait. “Kami menyarankan agar dari pihak desa yang bersengketa melakukan penyelesaian antara kedua belah pihak,” ucapnya.
Sementara itu, Camat Riau Silip, M Ansori Muslim mengatakan, dalam waktu dekat dari Pemerintah Kabupaten Bangka yang dipimpin langsung oleh Sekda Bangka akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk menyelesaikan permasalahan ini. “Direncanakan dari tim Pemkab Bangka akan turun langsung dipimpin oleh Sekda Bangka untuk melakukan penyelesaian permasalahan ini,” tegasnya.
Sejauh ini, kata dia, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama dengan pihak Kecamatan Belinyu untuk melakukan penyelesaian permasalahan ini, dengan melayangkan langsung surat ke Pemkab Bangka.
Diwartakan oleh Rakyat Pos sebelumnya, salah satu warga yang mengatasnamakan warga Desa Mapur secara mutlak menolak rencana perluasan lahan yang akan dilakukan oleh pihak PT GPL. Warga menolak penambahan perkebunan sawit yang ada di Desa Mapur dalam bentuk apapun. (mg33/3).

Rate this article!
PT GPL Bantah Jadi Pemicu,0 / 5 ( 0votes )
Tags: