Proyek Jalan Lingkar Terentang Bermasalah

No comment 406 views


BAHU JALAN – Proyek peningkatan jalan lingar di Desa Terentang inilah yang dipermasalahkan Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Tengah. Saat sidak, para anggota komisi menyesalkan jalan lingkar tanpa ada bahu jalan. Sehingga dipastikan dalam waktu segera jalan yang sudah dibangun akan rusak. (Foto: M. Tamimi)

Komisi III DPRD Temukan tak Ada Bahu Jalan
Syamsu: Membangun Jalan Jangan Asal Jadi

KOBA – Pekerjaan peningkatan jalan lingkar di Desa Terentang Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah sepertinya bermasalah. Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Tengah dalam sidak menemukan, pengaspalan bagian bahu jalan dikerjakan asal-asalan.
Padahal, kegiatan peningkatan jalan yang dikerjakan oleh CV. Doa Ibu Sejahtera terhitung tanggal 13 April 2017 ini, dengan nilai kontrak Rp1.979.288.000. Namun, para anggota Komisi III DPRD saat sidak yakni Syamsu Hairil, Herman HM, Batianus, dan Apri Panzupi mendapati sudah tidak ada lagi kegiatan pekerjaan, sehingga kegiatan seperti sudah selesai sedangkan bahu jalan tidak dibuat.
“Belum lama ini kami dari Komisi III sidak ke lapangan didapati sejumlah pekerjaan asal-asalan. Masalahnya, mereka mengaspal tanpa membuat bahu jalan, sehingga saat mobil melintas dan berdekatan dengan jalan, sehingga jalan akan rusak,” ujar Koordinator Komisi III DPRD Bangka Tengah, Syamsu Hairil kepada Rakyat Pos, akhir pekan kemarin.
Dikatakannya, kesalahan lain pekerjaan proyek ini terletak pada talud yakni tidak ada pemasangan talud jalan dan dilakukan asal-asalan. Menurutnya, pembangunan bahu jalan harus dilakukan kontraktor dan tidak boleh asal jadi.
“Maksud kita supaya pihak kontraktor membangun jalan jangan asal jadi, karena menggunakan uang rakyat. Biasanya pengaspalan dilakukan setelah kegiatan badan jalan selesai, sementara yang sekarang ini malah terbalik. Bahu jalan belum dikerjakan, namun sudah melakukan pekerjaan pengaspalan,” tuturnya.
Pantauan wartawan harian ini di lapangan bahwa memang bahu jalan lingkar itu belum dibuat, sementara kegiatan pengaspalan sudah selesai dikerjakan. Karena bahu jalan belum dibuat, maka bibir aspal yang masih tampak basah saat diinjak menjadi rusak. Sayangnya pihak Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Bangka Tengah hingga berita ini dirampungkan tadi malam belum memberikan komentar dan upaya konfirmasi masih dilakukan. (ran/6)

Print Friendly
No Response

Leave a reply "Proyek Jalan Lingkar Terentang Bermasalah"