Proyek GOR Rp14 Miliar Dikebut

  • Whatsapp
Bupati Bangka, Mulkan saat meninjau pembangunan GOR di daerah eks tambang 23, Sungailiat, Senin (9/9/2019).(foto: Riski Yuliandri)

Mulkan Ingatkan Tepat Waktu
Kontraktor: Awal Desember Selesai

SUNGAILIAT- Bupati Bangka, Mulkan meninjau pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) di daerah eks tambang 23, Sungailiat, Senin (9/9/2019).

Saat ini pembangunan GOR yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) hampir Rp 14 miliar tersebut sudah mencapai 45 persen.

Dalam peninjauan tersebut, Mulkan mengingatkan agar penyelesaian pembangunan GOR untuk rampung sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Terlihat saat ini pihak kontraktor sedang membangun tribun penonton.

“Kita ingatkan agar pembangunan GOR ini sesuai dengan rencana dan jadwal karena kalau lewat waktu uangnya juga tidak bisa dicairkan ke kontraktor,” ungkap Mulkan kepada wartawan disela-sela peninjauan.

GOR tersebut, lanjut Mulkan direncanakan dapat digunakan untuk pertandingan enam cabang olahraga yakni futsal, basket, bulutangkis, takraw, voli dan tenis.

“Yang jelas dengan adanya GOR ini berarti sarana-sarana olahraga kita sudah terakomodir, jadi kita tidak mengandalkan Orom saja, masyarakat bisa memilih mau main di sini apa di Orom,” terangnya.

Bahkan, orang nomor satu di Kabupaten Bangka ini juga berencana melakukan pelebaran jalan agar lebih memudahkan masyarakat yang akan menuju ke GOR tersebut.

“Dan juga kami akan menganggarkan pelebaran jalan tersebut dari simpang Kejari sampai ke GOR hingga ke Kelurahan Surya Timur,” tambahnya.

Sementara itu Perwakilan kontraktor, Apri optimis pengerjaan GOR tersebut akan selesai tepat waktu.

“Kita optimis akan selesai sesuai jadwal pertengahan Desember ini tapi awal Desember in sha Allah sudah selesai,” ungkapnya.

Saat ini, pihaknya sedang mengerjakan tribun penonton dan dijadwalkan selesai akhir September ini.

“Sekarang tahapan tribun dan selesai September dan November sudah pengerjaan atap. Pengerjaan kita lebih cepat daripada secedule,” tambah Apri.

Dia juga mengatakan dalam pembangunan tersebut terdapat 60 lebih pekerja yang bekerja siang dan malam sehingga pengerjaannya bisa tepat waktu.

“Bangunannya ada 50 orang, pengerjaan baja ada 10-an jadi total ada 60. Malam juga ada yang kerja tapi hanya yang ringan-ringan saja,” terangnya.(mla/10)

Related posts