Program KKBPK Tingkatkan Kualitas Manusia Indonesia

  • Whatsapp

 

Rakorda BKKBN Babel

Muat Lebih

PANGKALANBARU – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Provinsi Bangka Belitung (Babel), menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), Kamis (9/3/2017). Rakorda mengambil tema “Dengan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Kita Tingkatkan Kualitas Manusia Indonesia yang Memiliki Karakter Bangsa dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN, Wendy Hartanto menyebutkan, Rakorda ini merupakan tindak lanjut Rakornas pada Februari lalu, yang dibuka oleh Wakil Presiden RI, dengan tujuan meningkatkan dukungan komitmen integrasi dan sinergitas antar pemerintah daerah dalam penerapan program dan strategi kependudukan di seluruh Indonesia, terutama wilayah yang belum optimal.

“Program BKKBN juga dalam mewujudkan nawacita 2015- 2019, salah satunya dengan membangun Indonesia dari pinggiran dengan perkuat desa melalui pembentukan kampung KB dan memprioritaskan wilayah miskin, nelayan, kumuh perkotaan dan perbatasan agar penduduk dapat merasakan program KKBPK secara langsung,”katanya.

Gubernur Babel, melalui Staf Ahli bidang SDM dan Kemasyarakatan, Sumini Yuliastuti mengatakan, Rakorda ini untuk meningkatkan koordinasi, keterpaduan komitmen dan dukungan baik oleh pemerintah daerah provinsi, kabupaten maupun seluruh mitra kerja dan para pemangku kepentingan dalam menerapkan berbagai strategi program KKBPK di seluruh wilayah.

“Kedepan harus lebih fokus kepada upaya menurunkan fertilitas guna mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan menuju keluarga berkualitas dalam rangka meningkatkan kualitas manusia melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan KB. Semua pihak yang terlibat untuk berkomitmen melakukan sinkronisasi arah kebijakan dan pengembangan kegiatan prioritas,”katanya.

Plt Kepala Perwakilan BKKBN Babel, Gusti Mansyah, berharap seluruh kabupaten/ kota, menyelenggarakan Rakorda untuk kebijakan dan strategi provinsi dalam strategi operasional sesuai dengan kondisi daerah, selanjutnya melakukan intensifikasi , ekstensifikasi dan akselerasi pelayanan program kependudukan.

Ia menambahkan, Rakorda ini dilaksanakan selama dua hari dengan dihadiri unsur terkait di kabupaten dan kota, dan sekaligus sebagai evaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan dan kebijakan serta program di tahun yang akan datang. (nov/10)

Pos terkait