Produk UMKM Lokal Laris Manis di Pasaran

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Pemprov Babel, Elfieyena memastikan pada lebaran tahun ini masyarakat lebih membeli produk lokal ketimbang produk luar daerah.

“Kita sudah berbangga produk luar daerah berkurang masuk ke Babel, karena UMKM kita arahkan jangan sampai mempromosikan produk luar, bangga lah dengan produksi lokal,” kata Elfieyena kepada wartawan belum lama ini.

Dia mencontohkan untuk produk kue-kue kering, dimana saat ini banyak industri rumahan yang ada di Babel seperti lapis susu Zulaika dan industri rumahan lainnya.

“Kalau dulu kan banyak beredar kue Shandy yang dari luar, sekarang kita arahkan ke produk lokal, walaupun masih ada satu dua yang berjualan,” imbuhnya.

Selain itu, beberapa pelaku UMKM juga banyak memproduksi kue-kue kering dan makanan khas lainnya, yang diakui dia jelang lebaran kebanjiran order.

“Kalau produk lokal, artinya perputaran uang itu ada di Babel dan pelaku UMKM kita bisa sejahtera, kalau dari luar kan sayang uangnya dibawa ke luar,” imbuhnya.

Tak hanya produk kue dan olahan ikan, dia menambahkan, bumbu kemasan juga sudah mulai dipilih masyarakat, karena lebih ekonomis dan tidak ribet.

Seperti produk Veni bumbu, yang tersedia dalam kemasan saset serta lainnya, yang dapat memudahkan masyarakat untuk memasak.

“Kalau dari data Bank Indonesia, perputaran uang pada ramadan kemarin sekitar satu triliun, luar biasa, rata-rata omzet meningkat semua,” ulas Elfi.

Kedepan, dia berharap semakin banyak produk Babel yang berkembang dan meningkat. Pihaknya juga akan menggerakkan untuk minuman khas, seperti jeruk kunci, sirup nanas, agar lebih banyak digunakan masyarakat pada saat lebaran dibandingkan minuman kaleng lainnya.

“Kalau minuman sepertinya belum booming, ini upaya kita agar kedepan minuman ini disediakan pada saat lebaran oleh masyarakat,” pungkasnya.(nov/10)

Related posts