Pramuka SMAN 1 Mendobarat Dikenalkan Budaya dan Alam

  • Whatsapp
Kegiatan Pramuka SMAN 1 Mendobarat (foto: istimewa)

MENDOBARAT – Sejumlah siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Mendo Barat yang terhimpun dalam organisasi Pramuka melakukan pembelajaran tentang budaya dan alam. Kegiatan tersebut dilaksanakan guna menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah yang ada di Bangka Belitung kepada siswa.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut memberikan bekal pemahaman dan pengalaman tentang budaya yang ada di Bangka Belitung (Babel) bagi siswa SMAN 1 Mendo Barat. Sebanyak 165 siswa turut hadir selama jalannya kegiatan yang dimulai tanggal 4 hingga 6 Oktober 2019.

Kepala Cabang Satu Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung (Babel), Hendri juga memberikan apresiasi atas dilaksananya kegiatan yang bertajuk pelestarian budaya. Menurutnya sudah seharusnya para generasi muda diberikan pemahaman tentang budaya yang ada di Bangka Belitung agar dapat terjaga kedepannya.

“Budaya Bangka Belitung ini sangatlah luas dan banyak, mulai dari pakaian, tarian, lagu hingga tradisi-tradisi yang berkembang di masyarakat. Hal tersebut tentu jangan kita lupakan tetapi harus kita lestarikan,” ujar Hendri, Rabu (9/10/2019).

Berbagai pembelajaran budaya yang diterima oleh siswa diantaranya tradisi nganggung yang langsung dipraktekkan oleh seluruh peserta. Seluruh peserta melakukan nganggung menggunakan dulang dan tujung saji yang merupakan ciri khas Babel. Dilaksanakan juga tahlilan dan makan bersama untuk mempererat kebersamaan.

Berbagai macam perlombaan tradisonal seperti lomba ketapel dan layangan dilaksanakan sebagai bentuk hiburan dan edukasi bagi siswa. Ketapel dan layangan merupakan mainan tradsional yang dimasa sekarang sudah mulai tidak banyak dimaninkan.

Sebagai pemahaman tentang budaya luar, kegiatan berupa penerbangan lampion menjadi simbolis kemeriahan acara. Selain itu hiburan berupa colour dance dilakukan sebagai contoh bentuk budaya holi di India.

Para siswa SMAN 1 Mendo Barat juga melakukan perjalanan ke berbagai tempat budaya dan sejarah. Museum timah Pangkalpinang menjadi tujuan dalam mendapatkan edukasi terkait sejarah Pulau Bangka. Selain itu, kunjungan ke Musium Batik Cual ‘Ishadi’ menjadikan penutup perjalanan budaya bagi siswa SMAN 1 Mendo Barat.

Edukasi terkait pelestarian alam juga didapatkan para peserta. Materi sekaligus motivasi yang disampaikan Dian Rossana Anggraini selaku penerima Kalpataru mengajak para siswa untuk terus melestarikan alam dan budaya di Bangka Belitung

“Kalian merupakan generasi muda yang akan meneruskan bangsa ini dimasa depan. Jadi kalian harus menjaga alam dan budaya yang ada di Bangka Belitung agar kedepannya tetap lestari,” ujar Dian.

Doniyen selaku Ketua panitia pelaksana kegiatan tersebut mengungkapkan rasa syukur yang amat besar karena telah melaksanakan kegiatan dengan lancar. Menurutnya, kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian budaya maupun alam kedepannya akan lebih kerap lagi dilaksanakan.

“Kita sangat berharap lebih terhadap siswa siswi yang tertarik untuk melestarikan budaya dan alam. Karena mereka akan menjadi media dalam mempromosikan budaya serta adat istiadat di daerahnya,” pungkasnya.(mla/10)

Related posts