Prajurit Harus Kawal Pelantikan Kepala Daerah

  • Whatsapp

NAMANG – Seluruh prajurit TNI AD beserta jajarannya harus tetap menjaga kewaspadaan dan siap membantu pemerintah dalam mengawal jalannya demokrasi.
Selain itu, prajurit juga harus mengawai sampai dengan seluruh proses Pilkada selesai, yaitu pelantikan para kepala daerah baru terpilih.
Tak sebatas itu saja, latihan yang keras dan disiplin akan mewujudkan kesiapan jajaran TNI AD untuk melaksanakan tugas Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Operasional satuan yang tinggi disebabkan oleh dinamika situasi lingkungan satuan hendaknya tidak menjadi alasan untuk meninggalkan latihan.
Melaksanakan latihan harus dipedomani dan di rencanakan yang pada prinsipnya bahwa setiap prajurit TNI AD harus disiplin, jago tembak, jago perang, jago beladiri dan memiliki fisik yang prima.
Demikian amanat Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Mulyono pada upacara bendera bulanan/17an yang dibacakan oleh Danrem 045/Garuda Jaya Kolonel Inf Tjaturputra Gunadi Genah bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) yang digelar di Lapangan Upacara Makorem, Jumat (17/2/2017).
“Upaya yang dilakukan adalah memetakan potensi kerawanan serta membangun komunikasi dengan para tokoh agama, adat dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas politik dalam negeri sepanjang pelaksanaan Pilkada Serentak,” imbuh Danrem dalam rilis yang diterima Rakyat Pos, Jumat (17/2/2017) malam.
Ia mengajak seluruh prajurit untuk tetap bersyukur karena Pilkada dapat terlaksana dengan lancar, tertib dan aman.
“Hal ini menggambarkan semakin tingginya partisipasi politik serta semakin dewasanya masyarakat Indonesia dalam menyikapi dan menjalankan demokrasi saat ini,” ungkapnya.
Diakui Kolonel Inf Tjaturputra, TNI AD telah menuai pujian dari berbagai pihak karena keberhasilan melaksanakan tugas pendampingan terhadap Kementerian Pertanian dalam rangka mewujudkan swasembada pangan hingga awal tahun 2017.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari jerih payah prajurit, khususnya para Babinsa dan prajurit lainnnya yang bertugas di satuan Teritorial,” jelasnya.

Dia berharap agar para prajurit yang terlibat langsung dalam program ini tetap semangat dalam melaksanakan pendampingan.

“Apalagi tahun 2017 ini, pemerintah kembali memberi tantangan kepada TNI untuk meningkatkan jumlah sawah Indonesia melalui program cetak sawah sebanyak 80 ribu hektar,” tukasnya.

Sebanyak 230 prajurit dan ASN Korem 045/Gaya dan jajarannya hadir dalam kegiatan upacara ini, termasuk juga Kasrem Letkol Inf I Ketut Mertha Gunarda dan Dandim 0413/Bangka Letkol Inf Daniel Lumbanraja Nainggolan. (bis/6)

Related posts