by

PPBS Singgung Beasiswa Belum Tepat Sasaran

Wakil Bupati Bangka Selatan saat menghadiri Forum Konsultasi Publik yang digelar di Balai Daerah Bangka Selatan, Senin (12/2/2018). (foto: raw).

Disampai di Forum Konsultasi Publik

TOBOALI – Ketua Persatuan Pemuda Bangka Selatan (PPBS) Ari Pratama menyingung bantuan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Bangka Selatan (Basel) yang dinilai belum tepat sasaran. Ia menyebutkan jangan sampai anak pejabat yang dapat beasiswa.

Begitu juga dengan beasiswa pasca sarjana bagi PNS, ia harapkan ada beasiswa pasca sarjana bagi pemuda Bangka Selatan yang berpotensi.

Ari mempertanyakan beasiswa yang digelontorkan teruntuk anak yang tidak mampu atau yang bagaimana. Iapun menyinggung rencana akan dibangun Klinik Kesehatan Internasional sementara RSUD Bangka Selatan butuh perhatian untuk pelayanan kesehatan.

Selain itu, Ari berharap rencana pembangunan Masjid dan Patung Cheng Ho jangan berada di lokasi tengah hutan. Jika dibangun di tengah kota maka akan menghindupkan majelis taklim.

Demikian disampaikannya pada acara Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik yang digelar di Balai Daerah, Senin (12/2/2018). Terhadap pertanyaan tersebut, narasumber Agung Dwi Chandra, Kabid Sosbud dan Pemerintah Bapeda Babel mengungkapkan perlu juknis dan juklak yang mengatur tentang bea siswa yang mengatur untuk siswa dan mahasiswa yang tidak mampu begitu juga yang berprestasi.

Sementara itu, Kepala Bappeda Basel, Juaidi mengatakan pembangunan Klinik Kesehatan Internasional baru penyiapan master plan saja. Untuk RSUD Basel ada rencana yang lagi disusun untuk dipindahkan ke tempat yang baru. Karena berpengaruh pada akreditasi yang masih di tipe D.

Meski begitu, fungsi pelayanan kesehatan tidak boleh diabaikan. “Kita sudah sampaikan, silahkan usulkan seperti dokter specialis, selagi untuk daerah kita serta untuk peningkatan akreditasi, untuk bea siswa harus ada parameternya, masyarakat punya potensi sesuai dengan aturan dan kembali ke Basel, harus ada instrumennya,” kata Juaidi.

Ia menambahkan, untuk Klinik Kesehatan masih dalam proses studi kelayakan. Rencana ini untuk mengantisipasi pengembangan industry dan pariwisata Bangka Selatan sehingga harus ada klinik standar ekspatriat. “Untuk mesjid Cheng Ho masih dalam melengkapi dokumen, tentu pembangunan patung Cheng Ho harus ada kesepakatan terlebih dulu” ungkap Juaidi.

Sebelumnya, Forum Konsultasi Publik ini, dibuka oleh Wakil Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid. Dalam sambutannya Riza mengucapkan terima kasih atas kehadiran para peserta yang dapat menyampaikan ide, gagasan, sumbang saran serta berbagai masukan yang membangun guna perumusan dan penyususan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan tahun 2019.

Ia mengajak seluruh komponen masyarakat mewujudkan Visi Misi Bupati Basel melalui perwujudkan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, daerah yang berdaya saing dan pelayanan publik yang professional berbasis teknologi informasi dan penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik.

Riza menyebutkan, berdasarkan data statistik tahun 2017, Indeks Pembangunan Manusia Bangka Selatan 64,57, Laju Pertumbuhan Ekonomi 4,19% dan tingkat kemiskinan 3,62%.

“Untuk mewujudkan Visi Misi perlu dilakukan sinergi, integrasi dan harmonisiasi serta partisipasi seluruh komponen masyarakat, termasuk melalui agenda forum konsultasi publik rancangan awal RKPD tahun 2019,” pungkas Riza. (raw/3).

Comment

BERITA TERBARU