Positif Covid-19, Pedagang Pasar Air Itam Meninggal, Warga Sekitar Mulai Panik

  • Whatsapp
Mikron Antariksa

RAKYATPOS, PANGKALPINANG – Pasien positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kembali meninggal dunia. Setelah seorang pendeta asal Toboali, Kabupaten Bangka Selatan meninggal beberapa bulan lalu, kini giliran seorang perempuan asal Kota Pangkalpinang menambah jumlah pasien Covid-19 meninggal.

Pasien perempuan yang meninggal ini warga Kelurahan Air Itam, Pangkalpinang berinisial S berusia 43 tahun. Pedagang di pasar kaget Air Itam Kecamatan Bukit Intan ini menghembuskan nafas terakhirnya, Minggu sore (14/6/2020) sekitar pukul 16.25 Wib di ruangan isolasi RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.

Pasien S ini, sudah menjalani perawatan di RSUD Depati Hamzah sejak 12 Juni 2020, dengan keluhan sesak nafas.

“Iya, benar, informasi dari Kota Pangkalpinang yang kami terima, bahwa ada pasien S usia 43 tahun, jenis kelamin, perempuan, katagori PDP,” kata Mikron Antariksa kepada wartawan Minggu petang (14/6/2020).

Baca Lainnya

Informasi ini juga dibenarkan oleh juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Andi Budi Prayitno. Dia menyebutkan, berdasarkan informasi dari pihak Pemkot Pangkalpinang, pasien dirawat di RSUD Depati Hamzah dari tanggal 12 Juni 2020 dengan keluhan sesak nafas, dan terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil Swab tenggorokan pada, 13 Juni 2020.

Dari informasi itu diketahui, bahwa pasien yang meninggal karena Corona ini beralamat di Gang Sinar Kelurahan Air Itam. Pasien ini  sehari-hari sebagai penjual ikan di Pasar Air Itam dan tidak pernah keluar daerah. Diduga kuat S terjangkit Covid-19 melalui transmisi lokal.

Tak pelak, kabar meninggalnya S ini tentu mengejutkan masyarakat di sekitar Pasar Air Itam, termasuk tetangga pasien.

“Ya Allah, deket dari rumah, setiap hari belanja di pasar itu, jangan-jangan pernah belanja sama ibu tersebut sebelumnya. Mudah-mudahan dak banyak yang kena dari pasien S ini. Infonya, ia sudah sering sakit-sakitan, dan sesekali bantu berjualan ikan,” aku Tika, warga Air Itam.

Tika mengaku, rumahnya memang cukup jauh dari Gang Sinar, tetapi aktivitas pasien yang disebut-sebut sebagai penjual ikan, membuatnya resah.

Saat ini, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Pangkalpinang, bersama TNI dan Polri, sedang melakukan proses pemulasaran jenazah, dan siap untuk melaksanakan penguburan jenazah malam ini juga dengan protokol Covid-19. (nov)

Related posts