Polsek Bukit Intan Jaring Pasangan Bukan Suami Istri

  • Whatsapp
Pasangan bukan suami istri yang terjaring Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Menumbing 2019 Polsek Bukit Intan, Senin (20/5/2019). (foto: istimewa)

Operasi Pekat Menumbing 2019

PANGKALPINANG – Polsek Bukit Intan semakin intensif menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Menumbing 2019 di wilayah hukumnya. Seperti pada Senin (20/5/2019), operasi yang dipimpin Kapolsek Bukit Intan AKP Adi Putra ini menyasar sejumlah lokasi yang disinyalir rawan tindak kejahatan.

Di daerah Semabung Baru, petugas berhasil menjaring pasangan bukan suami istri sedang berduaan di sebuah kamar kos Permata. Pasangan bukan muhrim berinisial HF dan BI itu selanjutnya oleh petugas diberikan himbauan agar tidak berduaan lagi di dalam kamar kosan.

Selain menyasar kos-kosan, petugas juga melakukan razia terhadap pemuda-pemudi yang sedang nongkrong. Hasilnya, polisi mendapatkan sejumlah pemuda yang sedang nongkrong dan mengkonsumsi minuman keras jenis arak.

Terhadap pemuda yang sedang nongkrong sambil menikmati minuman keras ini, polisi meminta agar dihentikan dan mengimbau menjaga ketertiban dan keamanan di bulan ramadan.

Dalam operasi ini, polisi juga menyasar pedagang petasan dan kembang api. Satu dus petasan jenis korek api dan satu pack petasan asap di Tokoh Duvy dan Toko Untung di Jalan Kejaksaan dan Air Itam diamankan polisi.

Kapolsek Bukit Intan AKP Adi Putra mengatakan kegiatan Operasi Pekat Menumbing akan terus dilakukan selama bulan ramadan. “Untuk memberi efek jera, para remaja yang kita temui saat operasi kita berikan imbauan, mereka juga kami minta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya,”katanya.

Ditambahkan Adi Putra, Operasi Pekat ini digelar untuk menciptakan rasa aman dan nyaman dari berbagai gangguan keamanan, terlebih saat bulan suci ramadan ini.

“Dengan kehadiran polisi dalam operasi pekat ini diharapkan dapat membuat suasana dalam beribadah lancar dan warga semakin khusyuk dalam menjalankan puasa,” tutupnya. (das/10)

Related posts