Polsek Airgegas Ciduk Rusiam di Kediamannya

  • Whatsapp
Jajaran Polsek Airgegas dipimpin langsung Kapolsek Airgegas, memperlihatkan Rosiam (25) di kediamannya di Dusun Air sampik Desa Air Bara Kecamatan Airgegas, yang diduga sebagai pengedar sabu.(foto: dedy).

AIRGEGAS – Jajaran Polsek Airgegas dipimpin langsung Kapolsek Airgegas, Iptu Amri Kamis (15/8/2019) pagi sekitar pukul 09.30 WIB berhasil menciduk Rosiam (25) di kediamannya di Dusun Air sampik Desa Air Bara Kecamatan Airgegas.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti sabu 2,36 gram. Tak hanya itu, polisi juga berhasil mengamankan sepucuk senjata air softgun.

Sedangkan barang bukti lainnya adalah timbangan Digital, HP 2 buah, korek api gas 4 buah, 1 bandel plastik pembungkus sabu, Uang Rp 500 ribu, 2 buah skap plastik, 2 plastik bekas.

Kabag Ops Polres Basel Kompol Rusnoto seizin Kapolres Basel AKBP Aris Sulistyono mengatakan penangkapan pengedar sabu ini berawal pada Kamis sekira pukul 08.30 WIB anggota Polsek Airgegas mendapat informasi bahwa di rumah tersangka sering di gunakan transaksi jual beli narkoba jenis sabu sabu.

Satu jam kemudian sekira pukul 09.30 wib anggota opsnal Polsek Air gegas yang dipimpin langsung oleh Kapolsek dan Janit reskrim serta didampingi Ketua RT melakukan pengeledahan di rumah tersangka.

“Saat ini, TSK dan BB sudah diamankan, Polsek Airgegas berkoordinasi dengan Satnarkoba Polres Basel guna proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Kabag Ops Kamis siang.

Terpisah, Hingga dua bulan terakhir Kejaksaan Negeri Bangka Selatan telah melakukan penuntutan 14 perkara narkotika dan sudah divonsi Pengadilan Negeri Sungailiat. Dan saat ini 5 perkara yang masih dalam proses penuntutan.

Demikian dikatakan Kajari Basel Safrianto Zuriat Putra melalui Kasi Pidum, Denny kepada wartawan belum lama ini. Menurut Denny Kejari Basel tidak main-main terhadap perkara penyalahgunaan narkotika.

Kejari Basel akan menuntut para terdakwa dengan tuntutan yang maksimal. Bahkan pada kasus kepemilikan 1003 ekstasi di Dusun Serdang terdakwa dituntut maksimal 20 tahun dan divonis 19 tahun penjara. (raw/3)

Related posts