Polres Bateng Bekuk 10 Pelaku Non TO dan 2 TO Selama Pekat Ramadhan

  • Whatsapp

KOBA – Selama pelaksanaan operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Polres Bangka Tengah telah melakukan pengungkapan kasus. Dari tiga kasus narkotika, miras dan curat tersebut diketahui sebanyak 10 pelaku non TO dan 2 pelaku TO yang terjaring.

Untuk dua pelaku TO sendiri terdapat pada kasus Narkotika di Desa Belimbing atas nama Roghibansyah alias Jiban (27) dan pada kasus Curat atas nama
Safii alias Jil alias Buntal (27) warga Desa Perlang.

Sedangkan untuk 10 pelaku Non TO terungkap pada kasus Narkotika dan Miras. Empat pelaku dalam kasus narkotika atas nama Syaifullah alias Ipul (49), Jeka alias Anyim (40), Satria Oktomi alias Satria (40), dan Edi Dwi Wahyono alias Made (42).

Sementara itu, enam pelaku Non TO pada kasus miras yakni Thjung A. Kim (66), Rian (25), Rido (28), Alian (68), A Yun (60), Sidik (44).

Kabag Ops Polres Bateng Kompol Sarwo Edi Wibowo seizin Kapolres AKBP. Edison Ludy Bard Sitanggang menjelaskan kasus narkotika terjadi di Desa Belimbing Kecamatan Lubuk Besar, Sabtu (11/05/2019) dengan LP/A-162/V/2019/SPKT/RES BATENG tanggal 11 Mei 2019. Pada Sabtu itu sekitar pukul 00.20 WIB, petugas mengamankan pelaku Roghibansyah alias Jiban, Syaifullah alias Ipul, Jeka alias Anyim, Satria Oktomi alias Satria dan Edi Dwi Wahyono alias Made. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 paket narkotika diduga sabu seberat 4,61 gram; 1 unit motor Honda Beat tanpa nopol, 1 kotak rokok Sampoerna Mild, seperangkat alat hisap/bong, 5 unit HP, dan korek api.

Selain Narkotika, terjaring juga kasus Minuman Keras (Miras) dengan TKP di Kampung Jawa Kelurahan Koba. Petugas mengamankan Thjung A. Kim (66), Rian (25) warga Jongkong 12, Rido (28) warga Koba. Berikutnya, diamankan juga Alian (68) dan A Yun (60), Sidik (44) warga Desa Nibung.
“Para pelaku diamankan pada Sabtu (12/05/2019) pukul 21.20 WIB di Kampung Jawa Kelurahan Koba. Pertama kali ditangkap Thjung A. Kim dirumahnya. Kemudian dilakukan pengembangan yang akhirnya terungkap lima pelaku lainnya. Adapun barang bukti yang diamankan berupa miras jenis arak dengan total 23,5 liter, 2 unit HP, 1 unit mobil Toyota Rush BN 1885 PG, seperangkat alat hisap/bong, korek api dan tas warna hitam,” terangnya.

Ia menambahkan berikutnya kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dengan LP/B-50/II/2019/spkt/Res Bateng/Sek Lubuk Besar tanggal 22 Februari 2019. Kasus dengan TKP di lokasi Pondok dekat dermaga Desa Perlang tersebut menangkap tersangka atas nama Safii alias Jil alias Buntal (27) warga Desa Perlang. Dalam aksi itu, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit motor perahu warna hitam dan satu unit sepeda motor FU dan satu jerigen.
“Kronologis penangkapan, tersangka Buntal ditangkap petugas pada Selasa (14/05/2019) pukul 00.05 WIB di Dusun B1 Lubuk Besar. Yang bersangkutan ditangkap tanpa perlawanan, kemudian pelaku bersama barang bukti diamankan ke Polsek Lubuk Besar untuk diproses hukum,” ungkapnya sembari menyampaikan ada pelaku yang ditahan dan sebagian dilakukan pembinaan oleh Polres Bateng. (ran).

Related posts