Polres Bangka Tengah Tangkap 8 Tersangka Sabu dan Ganja

  • Whatsapp


RAKYATPOS.COM, KOBA – Polres Bangka Tengah kembali mengungkap kasus narkoba diwilayah hukum Bangka Tengah.

Pengungkapan itu tergabung dalam dua operasi, yakni antik dan non antik. Untuk operasi antik sebanyak 5 laporan polisi dengan tersangka 6 orang. Sedangkan operasi non antik 1 LP pada tanggal 18 Maret 2020 di Jalan Raya Desa Penyak berjumlah 2 tersangka.

Read More

Enam tersangka yakni KN alias KB warga Desa Benteng Kecamatan Pangkalan Baru, AN warga Sungaiselan, S warga Desa Perlang, MN warga Simpang Perlang, D warga Simpang Perlang, dan R warga Dusun Lubuk Laut. Kemudian non antik yakni FA alias PD warga Desa Terentang Kecamatan Koba dan QAH alias A warga Desa Terentang.

Barang bukti operasi antik berupa sabu sebanyak 5,86 gram dan ganja 5,53 gram, kemudian HP 6 unit, motor 2 unit, timbangan digital 1 unit beserta uang Rp1.550.000. Sedangkan operasi non antik sebanyak 5,19 gram sabu-sabu dan 2 unit HP, 1 unit motor dan plastik bening.

Kapolres Bangka Tengah AKBP. Slamet Ady Purnomo didampingi Kabag Ops Kompol Andi Purwanto mengatakan operasi antik berjumlah 5 LP dan non antik 1 LP.

“Operasi antik mengungkap 6 tersangka dengan barang bukti 5,8 gram sabu-sabu dan 5,6 gram ganja dari 6 laporan polisi. Kemudian non antik menangkap 2 tersangka beserta barang bukti 5,19 gram sabu-sabu. Kita juga akan melakukan pengembangan terhadap pengedar dan pemakai,” ujarnya disela-sela press release narkoba di Mapolres Bangka Tengah, Jum’at (20/03/2020).

Dikatakannya, untuk tersangka KN, AN, S, MN, dan D pasal yang disangkakan pasal 114 ayat 1 atau PSL 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009. Sedangkan tersangka ganja R pasal yang disangkakan 114 ayat 1 dan pasal 111 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009. Ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu, operasi non antik FA alias PD dan QAH alias A dikenakan pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2 dan 132 ayat 1 undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun.

“Para tersangka dan alat bukti telah diamankan di Mapolres Bangka Tengah untuk proses lebih lanjut,” tukasnya. (ran).

Related posts