PolPP Bongkar 24 Reklame Kadaluarsa

  • Whatsapp

Belum Kantongi Ijin

SUNGAILIAT – Satpol PP Kabupaten Bangka melakukan pembersihan reklame yang tidak ada izin dan terpasang tidak pada tempatnya. Sebanyak 24 reklame dilepas oleh tim Satpol PP, Jum’at (3/03/2017) kemarin.
Abdul Hamid selaku Kabid Operasional Satpol PP Kabupaten Bangka mengatakan, penertiban reklame ini dilakukan spontan berdasarkan perintah langsung dari Bupati Bangka.
“Kita turunkan 1 regu dengan anggota 15 orang untuk membersihan reklame tidak layak yang menganggu keindahan kota,” kata Abdul Hamid.
Reklame yang dicopot, kata Abdul Hamid karena masa berlaku pemasangan reklame habis dan ada yang tidak memiliki izin.
“Kita himbau tolong kasih tahu ke Dispenda sebagai pengeluar izin. Jangan memasang atau menempel sembarangan. Biasanya ada izin dulu, buatlah izin resmi ke pemda,” imbuhnya.
Menurutnya, kegiatan ini tidak dilakukan secara rutin dan eksekusi dilakukan kalau ada perintah dari bupati. Tapi Satpol PP tetap koordinasi dulu, apakah spanduk atau reklame yang dipasang sudah bayar atau belum.
Sementara itu, Danton I Satpol PP Kabupaten Bangka, Syaiful mengatakan, 24 reklame dicopot terpasang antara lain di Simpang Makam Pahlawan, Jalan A. Yani, Simpang Pelabuhan, Simpang 4 Telkom, Cokroaminoto, Pasar Higenis dan SLB Gang Raya.
Dikatakan Syaiful, 24 reklame yang dicopot yaitu reklame yang ada di pohon yang berisi iklan aqiqah dan asuransi.
“Ada yang tidak punya izin dan ditempel di pohon, itu tidak boleh. Kalau spanduk perumahan ada izin jadi tidak dicabut,” pungkasnya.(snt/6)

Related posts