Polisi Ungkap Jaringan Prostitusi ABG

  • Whatsapp
Pendatang asal Muara Enim, Sutriono (23) saat ditangkap polisi di depan rumah kos-kosannya, Sabtu malam (18/5/2019). Ia diciduk sebagai terduga mucikari prostitusi anak bawah umur. (Foto: Ist/M. Rovi)

Short Time Rp1,5 Juta
Amankan Seorang Mucikari

PANGKALPINANG – Seorang mucikari prostitusi anak di bawah umur Sutriono, (23) pendatang asal Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tak berkutik saat diamankan Tim Gabungan Ops Pekat 2019 Polres Pangkalpinang di depan rumah kos-kosan di Kacang Pedang Pangkalpinang, Sabtu malam (18/5/2019).

Sutriono ditangkap terkait kasus trafficking di wilayah hukum Kota Pangkalpinang. Kasus berawal dari laporan masyarakat kepada Kasat Intelkam Iptu Navy Pradhana P, SIK mengenai adanya seseorang yang sering memperdagangkan perempuan di bawah umur.

Mendapat informasi tersebut, petugas langsung bergerak dan menggerebek salah satu kamar di Hotel Xinlu Jalan Ahmad Yani Kecamatan Taman Sari Pangkalpinang. Alhasil, di dalam kamar didapati seorang perempuan berinisial LM (17) warga Bangka Tengah sedang berduaan dengan laki-laki hidung belang.

Dari hasil interogasi, LM mengaku telah diiming imingi uang oleh mucikari untuk menemani kencan seorang laki laki di sebuah hotel. LM menerima uang dari mucikari sebesar Rp1.000.000  dan mucikari mendapat uang Rp500.000.

Kemudian dari hasil pengembangan yang dilakukan, petugas berhasil mengendus keberadaan mucikari. Sekitar pukul 11.30 WIB, polisi mengamankan pelaku mucikari tanpa perlawanan.

“Pada saat ditangkap pelaku sedang berada di depan kos-kosan sambil nongkrong bersama teman-temannya,” terang Kasat Intel Iptu Navy Pradhana.

Dia menambahkan, selain pelaku Sutrisno saksi-saksi yang turut diamankan yakni Emanuel Kris (25), recepsionis Hotel Xinlu, Normandi (57) warga Bacang Pangkalpinang. Sedangkan barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku berupa uang sebesar Rp500.000  dan satu unit hp merk Xiaomi warna hitam. (ioa/6)

Related posts