Polisi Temukan Senpi Rakitan dan Alat Sabu di Ponton Ilegal Kolong Laut

  • Whatsapp
Senjata api berikut peluru yang diamankan polisi saat penertiban ponton ilegal di perairan Kolong Laut perbatasan Desa Kepoh dan Desa Tukak.(foto: Dedy Irawan)

TOBOALI – Satpolair Polres Bangka Selatan (Basel) menemukan satu pucuk senjata api rakitan dan tiga butir amunisi call 5,56 mm saat melakukan penertiban 37 unit ponton ilegal yang beroperasi di perairan Kolong Laut perbatasan Desa Kepoh dan Desa Tukak, Jumat (4/10/2019).

Senpi tersebut tersangkut di baling baling perahu sekitar 75 meter saat melintas di lokasi penertiban. Barang bukti tersebut terbungkus plastik diikat dengan tali dengan pelampung sebotol air mineral yang berfungsi sebagai pelampung.

Demikian dijelaskan Kabag Ops Kompol Rusnoto didampingi Kasatpolair Iptu Bambang Bekti dalam konferensi pers, Selasa (8/10/2019) di Polres Basel Selasa (8/10/2019).

Selain senpi rakitan, polisi juga menemukan sebungkus rokok yang berisi pirex dan jarum suntik yang diduga digunakan untuk menghisap sabu. Tak hanya itu, petugas juga mendapati 9 senjata tajam yakni 6 pisau, 1 golok, 1 parang serta 1 tombak.

“Kita menemukan 1 senpi rakitan, pirex diduga utk sabu, serta 9 sajam di ponton yang sudah tida ada lagi orangnya dan sudah kita amankan” jelas Bambang. (raw)

Related posts