by

Polisi Perintahkan Tindak Tegas TI Bandes Parit Lalang

Menjamur, Rumah Warga Jadi Geronggong dan Retak
Tak pernah Tersentuh Razia

PANGKALPINANG – Puluhan tambang inkonvensional (TI) ilegal pasir timah di kawasan Gang Bandes tak jauh dari Kelurahan Parit Lalang, Kecamatan Bukit Intan Pangkalpinang semakin merajalela. Mirisnya lagi, penambangan ilegal ini sudah beroperasi sekian lamanya, namun tak pernah tersentuh aparat hukum.

Informasi yang dihimpun harian ini menyebutkan, TI yang semula hanya beroperasi di kolong, kini sudah merambah lahan warga yang menyebabkan rumah menjadi geronggong atau berlubang dan retak-retak.

Warga sekitar, Anti (53) menuturkan, keberadaan tambang timah ini sudah meresahkan warga di sekeliling lokasi lantaran kebisingan deru mesin yang kerap mengganggu. Selain itu, jumlahnyapun tak tanggung-tanggung mencapai puluhan unit.

“Awalnya ada lima unit, tetapi satu bulan belakangan ini semakin menggila dan sudah mencapai puluhan unit. Saya gak tahu punya siapa saja TI-TI ini,” tuturnya kepada Rakyat Pos, Minggu (13/5/2018).

Ia mengungkapkan, sudah lama sekali penambang membuka TI di kawasan rumahnya, namun ta pernah dirazia penegak hukum.

“Gak ada yang razia, makanya aman-aman saja. Ada juga oknum polisi di sini dan saya sempat menegur pekerja tambang. Saya bilang kepada pekerja, pak tolong lihat rumah saya sudah geronggongan dan retak, tetapi pekerjanya hanya diam saja. Oknum polisi itu langsung mendekati saya dan bilang kenapa ibu tidak melaporkan,” ceritanya.

Anti menyesalkan tindakan oknum aparat itu yang seharusnya membela rakyat, justru tidak mau menegur pekerja TI.

“Ya, seharusnya kan pekerja yang ditegur. Kok, malahan saya yang ditegur. Lagian oknum inikan sering berada di sini,” sesalnya.

Oleh karena itu, dia mengharapkan agar petugas penegak hukum segera mengambil tindakan tegas merazia TI di seputar daerah itu agar angkat kaki.

“Kami minta polisi dan penegak hukum lainnya turun ke sini merazianya agar mereka pindah dan tidak lagi beroperasi di sini,” harapnya.

Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono Septana dikonfirmasi terpisah mengaku, dirinya sudah memerintahkan kasat intelkam dan anggotanya untuk membubarkan paksa TI yang berada di daerah itu pada Jumat (11/5) lalu.

“TI di Gang Bandes sudah kita bubarin pada Jumat. Kalau memang sudah mengganggu masyarakat, kami himbau agar segera berpindah tempat dan jangan di situ. Jangan sampai di pemukiman dan jangan sampai merusak fasilitas umum,” tegas Kapolres.

Disinggung terkait aktivitas tambang yang sudah cukup lama berjalan, Kapolres mengatakan kalau dirinya sendiri pun baru tahu sekarang ini.

Kami menghimbau kepada masyarakat yang melakukan aktivitas tambang di pemukiman warga dan sudah meresahkan masyarakat untuk tidak melakukan penambangan di pemukiman warga tersebut. Para penambang agar tidak kucing-kucingan menambang di tempat tersebut dan kalau masih membandel juga, akan kita tindak tegas,” tandasnya. (bis/7)

Comment

BERITA TERBARU