by

Polisi Periksa 8 Saksi Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak

-NEWS-57 views

Gelar Rekontruksi di TKP

SUNGAILIAT – Perkembangan penanganan kasus pembunuhan ibu dan anak yang menimpa Imelda alias Ida (29) dengan anaknya Aura Triagustami (6) sudah sampai pemeriksaan saksi hingga 8 orang.
Kasus yang sempat menggembarkan di awal tahun 2017 ini oleh pihak kepolisian belum ada rencana untuk memeriksa kejiwaan tersangka Aliong alias Kongliong (37).
Kasat Reskrim Polres Bangka AKP Andi Purwanto mengutarakan, sekarang ini telah dilakukan pemeriksaan beberapa saksi-kasi baik dari keluarga korban maupun pihak polisi yang melakukan penyelidikan. Terkait belum ada rencana untuk pemeriksaan kejiwaan tersangka karena sejauh ini belum dibutuhkan oleh kepolisian.
“Kita masih mendalami karena kita memeriksa beberapa saksi-saksi. Kami rasa pemeriksaan itu (kejiwaan tersangka Aliong) belum perlu. Tetapi kalau diperlukan saat penyidikan berlangsung kami akan melakukan pemeriksaan kejiwaan. Saksi yang kita sudah periksa kurang lebih ada 8 orang ditambah saksi dari pihak kepolisian yang pada saat menerima informasi mereka melakukan penyelidikan, termasuk teman korban, suami korban dan teman-teman yang lainnya,” papar Andi Purwanto kepada wartawan, Jum’at (6/1/2017) kemarin.
Sejauh ini dijelaskan Kasat Reskrim, pada saat pemeriksaan, tersangka Aliong cukup kooperatif dan tidak berbelit-belit memberi keterangan. Hanya saja, saat dilakukan interview (wawancara) yang bersangkutan sempat berganti-ganti keterangan dan baru konsisten ketika pemeriksaan memasuki tahap penyidikan.
“Saat penyidikan yang bersangkutan tidak berbelit-belit memberikan pernyataan. Tersangka didampingi kuasa hukum,” sebutnya.
Kemungkinan besar, akan dilakukan rekontruksi untuk kasus pembunuhan pada Minggu (1/1/2017) lalu pada lokasi TKP (Tempat Kejadian Perkara) ?di Kampung Seru Desa Rebo Kecamatan Sungailiat. Soal waktu rekontruksi, pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan JPU dari Kajari Bangka.
“Penting dilakukan rekontruksi karena untuk mengetahui detik per detik, jam per jam tersangka itu melakukan aksi pembunuhan itu. Rekontruksi akan berlangsung di TKP. Hal lainnya untuk penambahan barang bukti sampai saat ini belum ada,” pungkasnya.

 

Comment

BERITA TERBARU