Polisi Lidik Peluru Nyasar di Masjid

  • Whatsapp
Proyektil peluru ditemukan di dalam masjid. (Foto: Dodi Iskandar)

TANJUNGPANDAN – Polres Belitung masih melakukan penyelidikan terhadap adanya peluru yang menyasar di masjid SMK Negeri 2 Tanjungpandan Kabupaten Belitung pada hari Senin (13/01/2020) lalu. Proyektil tersebut digunakan pada senjata berkaliber 9 mm. Biasanya proyektil berukuran itu digunakan untuk senjata berjenis FN.

“Untuk senjata pelurunya berkaliber 9 mm. Cuman untuk pastinya nanti harus di verifikasi lebih lanjut,” kata KBO Reskrim Polres Belitung Ipda Fadhillah Mahkbul kepada Rakyat Pos, Kamis (16/01/2020). Menurutnya, satu buah peluru yang menyasar tersebut masih terus didalami. Apalagi, saat ini tidak ada anggota kepolisian setempat yang sedang melakukan penangkapan.

“Dari bagian senpi, sudah dilakukan kroscek. Tidak ada yang sedang melakukan penangkapan. Kedepannya nanti akan kita cek juga, tapi untuk saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya.

Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Tanjungpandan, Suwandi menjelaskan saksi mata adalah penjaga masjid bernama Akbar Sulton Islami saat kejadian sedang duduk di teras masjid. Tiba-tiba terdengar bunyi letupan senjata dari arah dalam masjid. Kemudian dicari oleh penjaga masjid yang akrab dipanggil Sulton tersebut.

Baca Lainnya

“Katanya si ada, yang jaga itu. Dia melapor ke kami sekitar pukul 06.00 WIB, sebelum magrib,” kata Suwandi.

“Dia lagi duduk, katanya bunyi ledakan terus dicari. Dia sendirian, biasanya ada anak-anak disini (sholat),” lanjutnya.

Dia menduga, peluru tersebut berasal dari orang yang berburu burung dari dalam hutan. Karena peluru tersebut dari atas, dan tidak ada satupun orang disekitar tempat tersebut saat itu.

“Dugaan kami, itu kan didalam masjid. Peluru itu dari atas, orangnya tidak ada, mungkin dari hutan. Yang pasti bolong atap kami, karena peluru itu masuk dari atas masjid,” pungkasnya. (dod/6)

Related posts