by

Polisi Gerebek Kontrakan Bandar Narkoba

Kerap Dijadikan Tempat Transaksi
Sabu Seberat 5,80 Gram Diamankan

PANGKALPINANG – Peredaran narkotika di wilayah hukum Polda Kepulauan Banvka Belitung (Babel), kian hari semakin merajalela.

Pasca tertangkapnya dua oknum honorer, AK alias AG (24) Pemprov Babel, dan FI alias FIR (27) honorer dinas di BPBD Kota Pangkalpinang, kini Sat Res Narkoba Polres Pangkalpinang berhasil kembali menangkap Wa alias Yo (44), terduga pengedar narkotika jenis sabu.

Penangkapan terhadap terhadap terduga pengedar sabu ini dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba AKP Rudolf Sitorus dengan menerjunkan anggotanya.

Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono Septana melalui Kasat Resnarkoba AKP Rudolf Sitorus menceritakan bahwa pria asal Dusun Suka Makmur, Desa Mangkol, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah diringkus di rumah kontrakannya, Senin (10/9/2018) sekitar pukul 22.30 WIB.

“Rumah kontrakan pelaku ini kerap kali disinyalir sebagai tempat transaksi narkoba berupa sabu. Saya dan anggota langsung melakukan penyelidikan ke rumah pelaku,” tutut Kasat Resnarkoba ketika menghubungi Rakyat Pos, Selasa (11/9/2018).

Pintu rumah pelaku pada waktu digedor, istri Yo mengatakan bahwa Yo lagi keluar rumah. Namun polisi tak percaya begitu saja, berpura pura pulang dan sembunyi disekitar rumah sambil menunggu pelaku pulang.

“Tak lama, pelaku pulang kerumahnya dengan mengendarai sepeda motor dan kami langsung menangkapnya. Sabu ini disimpan pelaku di dalam tas hitam di kamarnya,” urainya.

Menurut pelaku, kata Sitorus, barang berupa sabu tersebut didapat dari rekannya dengan cara mentransfer uang.

“Barang ini (Sabu) diletakkan disuatu tempat di daerah Jembatan 12,” jelasnya.

Barang bukti yang disita aparat dalam penangkapan ini berupa lima paket/bungkus kecil narkotika yang diduga jenis shabu dengan bruto 5,80 gram, satu buah dompet warna merah, empat bal plastik strip bening, satu buah pipet plastik bening sebagai sendok, satu buah tas warna hitam dan satu buah handphone.

Penyidik juga menjerat Yo untuk sementara ini dipersangkakan diduga telah melanggar Pasal 114 (1) atau 112 (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Pelaku diancam dengan hukuman kurungan penjara diatas 5 tahun,” tandasnya. (das/6)

Comment

BERITA TERBARU