by

Polisi Galang Dana Gempa Lombok

-NEWS-463 views
Anggota Polres Pangkalpinang tampak menyodorkan kotak kardus dalam penggalang dana untuk korban bencana gempa bumi di Lombok, NTB. (Foto: Ist/Dwi Sadmoko)

“Mereka Juga Saudara Kita”
PMII & Ojol Gelar Aksi Solidaritas

PANGKALPINANG- Gempa bumi berkekuatan 7,0 SR yang mengguncang Lombok Nusa Tenggara Barat mengundang keprihatinan dan empati dari seluruh masyarakat Indonesia.
Di Bangka Belitung tak sedikit elemen masyarakat mulai dari ormas Islam hingga mahasiswa turut menggelar aksi solidaritas penggalangan dana bagi korban bencana gempa di Lombok.
Tak ketinggalan jajaran Polres Pangkalpinang ikut melakukan aksi kemanusiaan menggalang dana seusai apel pagi, Rabu (8/8/2018).
Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono Septana,SIK mengatakan bahwa kegiatan donasi sebagai bentuk kepedulian kepada korban bencana gempa di Lombok.
“Penggalangan dana ini kami lakukan karena kami peduli kepada sesama yang sedang tertimpa musibah,” ujar Kapolres .
Kapolres juga mengajak seluruh anggota Polres Pangkalpinang melakukan doa bersama untuk korban gempa Lombok.
“Semua anggota dari jajaran Polres sampai Polsek kita berdoa bersama untuk korban gempa,” singkat Kapolres.
Dari hasil donasi anggota kepolisian berhasil mengumpulkan uang sejumlah dua puluh juta lima puluh ribu rupiah, dan segera akan disalurkan kepada para korban di lokasi bencana.

Aksi Solidaritas
Aksi solidaritas juga dilakukan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bangka, yang turun ke sejumlah titik ruas jalan utama Pangkalpinang guna melakukan penggalangan dana bagi para korban bencana gempa.
Ketua PC PMII Bangka Masyadi mengungkapkan PMII peduli lombok merupakan kegiatan positif yang langsung menyentuh kepada masyarakat krena PMII merasa peduli dan prihatin kepada masyarakat yang ada di lombok
“Mereka adalah bagian dari saudara kita, kegiatan peduli lombok ini juga merupakan salah satu amanah dari salah satu nilai-nila pergerakan,” kata Masyadi kepada wartawan Rabu (8/8/2018).
Menurutnya, PMII tidak hanya aktif dalam mengontrol kebijakan pemerintah, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Diharap melalui kegiatan penggalangan dana ini dapat meringankan korban, dan mengingatkan kepada sesama betapa pentingnya nilai berbagi dan saling membantu.
“Semoga masyarakat Lombok selalu sabar dan tabah atas musibah yang melanda masyarakat Lombok,” ujarnya.
Sementara itu, Pewi selaku Kader PMII mengungkapkan aksi yang mereka lakukan adalah salah satu hal yang positif dan sangatlah berkesan bagi dirinya selaku kader PMII. Sebab ia nilai, selain berbagi merupakan hal baik juga membantu korban bencana yang menimpa masyarakat di Lombok.
“Kita selaku kader PMII juga ikut merasakan apa yang dirasakan mereka saat ini,” tukasnya. Dalam kegiatan Peduli Lombok tersebut PMII Bangka berhasil mengumpulkan total dana sebanyak Rp.1.970.000.
Hal sama dilakukan beberapa driver ojek online (ojol) di Kota Pangkalpinang. Mereka melakukan penggalangan dana di perempatan lampu merah Masjid Jamik Kota Pangkalpinang, Rabu sore (8/8/2018).
Charles Halawa selaku ketua kegiatan mengatakan, hal tersebut sebagai bentuk rasa kepedulian para ojol di Pangkalpinang terhadap korban bencana alam yang terjadi di Lombok beberapa waktu lalu.
“Gerakan peduli kemanusian ini murni dari rekan-rekan driver ojek online, bukan atas nama perusahaan. Dan kita tidak membeda-bedakan dari komunitas ojol manapun. Kita adalah satu dan bersama-sama turun ke jalan untuk melakukan penggalangan dana,” katanya.
Meskipun tidak bisa memberikan bantuan secara langsung ke lokasi musibah, ia berharap hasil dari penggalangan dana bisa meringankan beban para korban musibah gempa di sana.
“Uang besar kami tidak punya, kami sumbang tenaga untuk menghimpun dana. Hanya ini yang bisa kami berikan untuk saudara kami di sana,” ujarnya.
Dia mengaku, dana yang telah terkumpul pada hari pertama penggalangan dana sebesar Rp1.537.000 dan langsung dikirimkan untuk membantu korban musibah.
“Besok kita akan turun lagi di beberapa titik yang berbeda. Karena sesuai surat izin yang dikeluarkan dari Kepolisian terkait waktu penggalangan dana yakni selama tiga hari,” tukasnya. (das/2nd/bum/6)

Comment

BERITA TERBARU