by

Polda Prioritaskan Rekrutmen Bintara dari Anak Yatim Piatu

Kapolda Babel, Brigjend Istiono disambut Polwan saat tiba dalam kunjungannya ke Mapolres Belitung Timur, Selasa (22/1/2019). (foto: ist)

Kapolda: Polisi Harus Proaktif Mencarinya

MANGGAR – Kabar gembira bagi putra-putri daerah yang ingin menjadi anggota POLRI, khususnya dari keluarga kurang mampu. Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan memprioritaskan rekrutmen bintara POLRI di Sekolah Pendidikan Negara (SPN) Lubuk Bunter dari anak keluarga kurang mampu.

Rekrutmen tersebut, akan segera dimulai tahun 2019 ini. Tujuannya jika putra-putri daerah dari keluarga kurang mampu terpilih menjadi anggota POLRI maka diharapkan dapat membantu perekonomian keluarga.

Terobosan itu, dikemukakan Kapolda Babel, Bridjen Istiono dalam sela-sela kunjungannya ke Mapolres Belitung Timur, Selasa (22/1/2019).

Istiono mengungkapkan, ingin membuat anak-anak yang potensial bangga menjadi polisi dan membuat keluarganya meningkat kemampuan ekonominya.

“Kita akan memprioritaskan anak-anak yang kurang mampu secara finansial atau berasal dari ekonomi lemah. Baik itu anak yatim piatu atau fakir miskin, untuk jadi masuk SPN kita,” ungkap Istiono dihadapan wartawan seusai pemaparan Rencana Kerjanya di Joglo Patriatama Polres Beltim.

Kapolda yang baru menjabat selama dua bulan itu, menekankan meski diprioritaskan untuk keluarga kurang mampu, namun kondisi fisik dan kemampuan intelektual tetap harus ideal. Seluruh Polres di bawah jajarannya diminta optimal untuk mencari bibit terbaik dari daerah masing-masing.

“Anaknya sebenarnya potensial, cuman dia minder karena kemampuan ekonomi. Polisi harus proaktif mencarinya bisa kerjasama dengan pihak desa atau pemerintah daerah,” kata Istiono.

Untuk jatah kuota dari masing-masing Polres, Mantan Wakapolda Babel itu tidak akan menetapkan. Meski begitu diharapkannya setiap Polres akan memperoleh sebanyak-banyaknya.

“Jumlahnya kita maksimalkan untuk masing-masing Polres bisa berapa saja. Kalau ada yang bagus kita terima semuanya, saya berani pertaruhkan kalau kuotanya tidak cukup tahun depannya lagi kita masukkan,” ujarnya. (yan/kmf/3).

Comment

BERITA TERBARU