Pol PP Amankan 3 Pick Up Pasir

  • Whatsapp
PASIR ILEGAL – Petugas Sat Pol PP saat menghentikan kegiatan pengerukan pasir ilegal di sekitaran komplek perkantoran Pemprov Babel, Selasa (11/06/2019). Tiga unit mobil pick up bermuatan pasir pun diamankan. Pengerukan pasir ini bisa mengakibatkan rusaknya fasilitas pemerintahan dan sarana umum. (Foto: Ist/ioa)

Hasil Pengerukan di Perkantoran Pemprov
Sopir Dimintai Keterangan

PANGKALPINANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bangka Belitung mengamankan tiga unit mobil pick up bermuatan pasir hasil pengerukan ilegal di sekitaran komplek perkantoran gubernur, Selasa (11/06/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Setelah kita cek ke lapangan, tepatnya di sekitar kantor BLKI, benar ada kegiatan pengerukan pasir. Dan memang ternyata sudah hampir masuk badan jalan dan dikhawatirkan gedung BLKI akan terdampak. Makanya kita ambil ketegasan, kita hentikan kegiatan dan kita amankan 3 (tiga) unit kendaraan roda empat jenis pick up berikut sopirnya dari lokasi,” jelas Kabid Penertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, H.M. Aris S.H.

Dikatakannya lagi, penangkapan tersebut merupakan tindaklanjut aduan dan keresahan masyarakat terhadap aktifitas pengerukan pasir di wilayah perkantoran Pemprov Babel.

Menurutnya, pengerukan pasir bisa mengakibatkan rusaknya fasilitas pemerintahan dan sarana umum. Selanjutnya penambang pasir diberikan imbauan untuk tidak lagi mengeruk pasir di tempat tersebut, karena jika dibiarkan dan tidak ditindak tegas, fasilitas umum dan fasilitas negara akan rusak.

“Kita sudah wanti-wanti mereka bahwa kegiatan mereka meresahkan, bisa roboh itu gedung BLKI, kita imbau mereka untuk tidak lagi beraktifitas di wilayah tersebut. Luar biasa itu, di tengah-tengah perkantoran,” timpalnya.

Pihaknya akan terus memantau dan patroli ke lokasi sehingga tidak ada lagi aktifitas serupa. (ioa/6)

Related posts