Pokdarwis Hutan Gelam Little Amazon Jeriji Dikukuhkan

  • Whatsapp
Para personil Kelompok Sadar Wisata Hutan Gelam Little Amazon Desa Jeriji Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan foto bersama usai Resmi dikukuhkan oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga, Jusvinar.(foto: dedy).

TOBOALI – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Hutan Gelam Little Amazon Desa Jeriji Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan Resmi dikukuhkan oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga (DPKO) Jusvinar.

Pengukuhan kemarin, dilaksanakan di Saung Bumdes Batin Jiwat Jeriji di Objek Wisata Sungai Little Amazon Jeriji, dan dihadiri Perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Babel, Kepala Desa Jeriji, Bhabinkamtibmas Jeriji, Babinsa Jeriji, Direktur Bumdes Jeriji, dan Perwakilan BPD Jeriji.

Dalam Sambutannya, Sekretaris DPKO Basel Jusvinar berharap, dengan dikukuhkannya Pokdarwis, diharapkan dapat memberikan kemajuan bagi pengembangan objek Wisata Little Amazon Jeriji.

“Saya berharap kehadiran Pokdarwis bisa menjadi ujung tombak dalam pengembangan pariwisata, dengan bersinergi bersama Pemdes, Bumdes dan karang taruna, serta berkoordinasi dengan DPKO Basel. Apalagi semuanya di sini termasuk BPD sudah kompak dalam mendukung pengembangan Objek Wisata di desa Jeriji ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jeriji A. Iswandi, mengucapkan terima kasih atas dikukuhkannya Pokdarwis Hutan Gelam Little Amazon Jeriji oleh Sekretaris DPKO Basel. “Kami ucapkan terima kasih kepada Plt DPKO Basel beserta Tim yang sudah mengukuhkan Pokdarwis kami hari ini. kami juga berharap bimbingan, arahan dan juga program dari DPKO Basel dalam mengembangkan Objek wisata kami ini,” katanya.

Dirut Bumdes Batin Jiwat Jeriji Wiwin Suseno berharap Pokdarwis Hutan Gelam Little Amazone segera bergerak memanfaatkan potensi wisata Desa Jeriji untuk kemudian dipromosikan kepada warga Bangka Belitung.

“Mari bersama-sama kita optimalkan potensi wisata Desa Jeriji, kita promosikan agar wisatawan berkunjung ke Jeriji, muaranya tentu kesejahteraan masyarakat Desa Jeriji khususnya dan Bangka Selatan umumnya,” pungkas Wiwin. (raw/3)

Related posts