PMI Babel Bagikan Ratusan Masker

  • Whatsapp
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Babel, Mikron Antariksa didampingi Sekretaris PMI Babel, Mardani memberikan Masker kepada Kades Air Anyir untuk ikut dibagikan kepada warga Desa Air Anyir yang terdampak asap Karhutla Jalan Lintas Timur.(foto: istimewa).

Ke Warga Terdampak Karhutla
Dropping Air ke Lokasi Karhutla

MERAWANG – Kebakaran puluhan hektar hutan dan lahan yang masih terjadi di Kawasan Jalan Lingkar Timur, tepatnya di Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, beberapa hari belakangan, menyebabkan kondisi wilayah setempat diselimuti asap.

Untuk mencegah terjadinya penyakit dan sesak napas bagi warga yang bermukim di sekitaran daerah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersebut, Rabu (11/9/2019) petang, Pengurus dan Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang di pimpin Sekretaris merangkap Kepala Markas PMI Babel, dan Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Babel yang juga menjabat Kepala BPBD Babel, Mikron Antariksa, membagikan ratusan Masker kepada warga dan pengendara.

Didampingi Kepala Desa Air Anyir, Pengurus dan Relawan PMI Babel membagikan satu persatu Masker kepada Warga Desa Air Anyir. Selain membagikan langsung kepada warga yang tengah berada di kediaman mereka masing-masing, Pengurus dan Relawan PMI Babel, turut disaksikan Pj Sekda Babel, Yulizar, juga membagikan Masker kepada Pengendara Motor yang melintas di sekitar Jalan Lintas Timur yang menjadi lokasi Karhutla.

Selesai membagikan Masker kepada warga Desa Air Anyir dan Pengendara Motor, Pengurus dan Relawan PMI Babel yang turut tergabung dalam Satgas Kekeringan Pemprov Babel, kembali terjun langsung untuk membackup pemadaman Karhutla di kawasan Desa Air Anyir, dengan melakukan dopping air menggunakan mobil tangki PMI Babel.

Proses pemadaman Karhutla di Air Anyir yang diduga akibat unsur kesengajaan oleh oknum tak bertanggungjawab itu, dimulai sejak pukul 16.45.

Dibantu Tim Satgas Kekeringan Pemprov Babel yang lainnya, seperti BPBD Provinsi, Damkar Provinsi, Pramuka Peduli Kwarda Babel, TNI, Polri dan Damkar Kabupaten Bangka, Karhutla berhasil dijinakkan sekira pukul 21.00 Wib.

Dari pantauan di lokasi Karhutla, Relawan PMI Babel yang berjumlah 7 orang itu, bersama Tim Satgas Kekeringan Pemprov, sempat mengalami hambatan ketika akan melakukan pemadaman ke titik api, dikarenakan minimnya penerangan yang dimiliki. Namun, berkat kerjasama Satgas, api berhasil dipadamkan.

Tidak sampai disitu, kesabaran dan kerjasama relawan PMI Babel bersama sejumlah Personil Kepolisian dan Tim Damkar Bangka kembali diuji. Sebab, di lokasi terpisah, tepatnya di Desa Balun Ijuk Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, peristiwa serupa juga terjadi.

Lagi-lagi, dengan kerja sama yang baik dan cepat, akhirnya Karhutla di Desa Balun Ijuk yang luasnya mencapai 5 hektar juga bisa taklukan.

Sekretaris yang juga Kepala Markas PMI Babel, Mardani, yang memimpin langsung relawan PMI Babel ke lokasi Karhutla di dua lokasi berbeda tersebut, kembali mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan membakar hutan atau lahan.

“Saat ini, kondisi cuaca yang panas, sangat rentan terhadap kebakaran. Jika mau membakar harus ditunggu, sehingga bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti telah terjadi beberapa hari belakangan. Karhutla, menimbulkan asap cukup tebal, sehingga mengganggu aktivitas warga, baik yang ada di pemukiman, maupun ketika akan berkendara,” ujar Mardani.

Berkenaan dengan Masker yang dibagikan PMI Babel, menurut Mardani, itu dilakukan PMI Babel, dalam rangka membantu warga yang tinggal di wilayah terdampak asap Karhutla agar terhindar dari penyakit, seperti sesak napas. “Kami harapkan bantuan Masker yang kami bagikan ini, bisa bermanfaat bagi warga yang berada di sekitar lokasi Karhutla,” ungkapnya.

Imbauan senada juga disampaikan Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Babel, Mikron Antariksa. “Mari kita sebagai warga untuk lebih peka lagi terhadap lingkungan kita masing-masing, agar bisa terhindar dari kebakaran, termasuk Karhutla seperti yang terjadi di kawasan Jalan Lintas Timur Air Anyir ini,” kata Mikron.
Bahkan Mikron mengingatkan bagi siapa saja yang dengan sengaja membakar hutan dan lahan, akan dikenakan sanksi hukum maupun denda. (vip/rell/3).

Related posts