by

Pimpinan Ponpes Ajak Datangi TPS Pagi-pagi

-Politik-84 views

PANGKALPINANG – Ratusan jamaah memadati masjid di komplek Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Hidayatussalikin di Jalan Raya Pasir Padi, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan Pangkalpinang, Kamis (11/4/2019) tadi malam. Para jamaah ini mengikuti Istighotsah Kubro yang digelar oleh Majelis Thoriqoh Al Qodiriyah An Nahdliyah Ponpes Modern Hidayatussalikin.
Kegiatan bertajuk “Babel Berdoa untuk Pemilu Damai” ini dihadiri Wakapolda Babel Kombes Pol Djoko Erwanto, Irwasda Kombes Pol Dicky Kusuma Wardhana, para pejabat utama Polda, Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono Septana dan Kajari Pangkalpinang RM Ari Prioagung.
Istighotsah ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Ponpes Modern Hidayatussalikin Pangkalpinang, KH. Ahmad Ja’far Siddiq. Dalam tausiyahnya ia mengatakan, hidup harus pandai olahraga dan olahraga harus diisi dengan berzikir.
“Makanya saya juga olahraga, olahraga saya dengan geleng-geleng kepala (berzikir),” kata Ja’far mengawali acara itu.
Ia menjelaskan, takdir kematian tidak bisa dirubah, kalau sudah masanya meninggal pasti meninggal.
“Kita tidak bisa merubah kapan meninggalnya, tapi bisa merubah meninggal nya husnul khotimah apa suul khotimah,” jelasnya.
Ja’far memaparkan bahwa takdir rezeki dibatasi dengan umur karena Allah memberi rezeki sesuai umur.
“Ada rezekinya dibagikan setelah meninggal, contoh korban Lion Air anaknya yang dapat rezeki. Rezeki gak ada yang tahu,” paparnya.
Saat ini, lanjutnya, bangsa ini tengah menghadapi pesta demokrasi. Oleh karena itu, dia mengingatkan agar masyarakat jangan golput dan harus memilih sesuai dengan hati nurani pada saat Pemilu 17 April 2019 mendatang.
“Hasil Pemilu ini akan menentukan nasib bangsa lima tahun kedepan, hati kita harus berpikir dengan baik. Pada Pemilu nanti, saya mengharapkan kita tetap jaga persatuan dan kesatuan,” harapnya.
Untuk itu, dia mengajak seluruh masyarakat berangkat pagi-pagi ke tempat pemungutan suara (TPS) ketika hari pencoblosan.
“Jangan datang siang karena sudah tutup dan jangan sampai ribut. Gunakan hak pilih dengan baik karena ini menentukan nasib bangsa kita. Mudah-mudahan bangsa kita tetap Satu Nusa, Satu Bahasa dan Satu Bangsa,” tukasnya. (bis/1)

Comment

BERITA TERBARU