Pimpin Apel Gelar Pasukan, Gubernur Ajak Masyarakat Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

  • Whatsapp
Suasana Apel Gelar Pasukan dalam rangka Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19.(foto: saktio).

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, Kapolda Irjen Pol Anang Syarif Hidayat dan Danrem 045/Gaya Kolonel Czi M. Jangkung Widyanyo, Kamis (4/6/2020) pagi, menjadi Pembina Apel Gelar Pasukan dalam rangka new normal Covid-19, Penertiban Protokol Kesehatan di Babel.

Apel di Halaman Kantor Gubernur Babel, juga diikuti Prajurit TNI, Polri, serta unsur Forkopimda lainnya, termasuk perwakilan ASN dari tingkat kecamatan, kabupaten, kota, dan provinsi.

Read More

Gubernur Erzaldi dalam sambutan mengatakan, sampai saat ini kondisi di Babel belum terbebas sepenuhnya dari wabah Covid-19, namun patut disyukuri, ada berapa kabupaten yang dinyatakan bebas atau daerah zona hijau.

Walau demikian, Gubernur Erzaldi mengajak seluruh lapisan masyarakat agar tetap waspada dan menerapkan anjuran protokol kesehatan Covid-19, bahkan lebih ditingkatkan lagi.

“Pada hari ini, kita akan memulai penegakan disiplin bagi masyarakat kita untuk melaksanakan protokol kesehatan Covid-19. Disiplin kita semua adalah kunci keberhasilan kita di dalam memerangi virus ini. Namun, sebaiknya kebijakan apapun dari pemerintah kalau tidak dilaksanakan, semuanya akan sia-sia,” ujar Gubernur.

Sejauh ini, kata Gubernur, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel terus berbenah untuk melengkapi peralatan kesehatan, supaya dapat melayani masyarakat lebih baik.

“Kami berharap, bersama-sama kita melaksanakan ini. TNI, Polri, aparat sipil bersama komunitas masyarakat, mari kita menegakkan disiplin ini, dan mulai hari ini kita akan memberikan tindakan tegas kepada masyarakat yang tidak melaksanakan protokol kesehatan, supaya wabah ini cepat berakhir,” ungkapnya.

Lebih jauh Gubernur menjelaskan, tindakan yang akan diberikan kepada masyarakat tidak melaksanakan protokol kesehatan berupa tindakan sosial.

“Salah satu contoh, bagi yang terjaring oleh petugas protokol kesehatan Covid-19 akan diberikan hukuman, berupa teguran lisan, teguran tertulis, dan disuruh kerja bakti, semuanya sudah tertulis dalam aturan ini,” kata Gubernur.

Adapun tempat yang menjadi prioritas untuk penegakan disiplin Covid-19, disebutkan Gubernur, meliputi tempat keramaian, tempat tongkrongan, pasar, kafe, serta tempat tertentu yang diyakini dapat terjadi penyebaran virus.

Related posts