Pilwako, Golkar Pangkalpinang Usung Lima Nama

  • Whatsapp

Irianto Pastikan Tak Ada Mahar

PANGKALPINANG – DPD II Partai Golkar Kota Pangkalpinang telah merangkum nama-nama yang akan diusung menjadi calon walikota dan wakil walikota di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pangkalpinang 2018.

Melalui penjaringan sistem rekrutmen, Golkar Pangkalpinang merekomendasikan lima nama ke tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Kita tak menggunakan penjaringan lewat pendaftaran, tapi rekruitmen berdasarkan masukan dari berbagai elemen masyarakat yang kita lakukan beberapa bulan kemarin,” kata Ketua DPD II Golkar Pangkalpinang, Irianto Tahor kepada sejumlah wartawan, Senin (3/7/2017).

Ia pun menjelaskan, lima nama yang direkomendasikan DPD Golkar Pangkalpinang melalui DPD Babel ke DPP itu diantaranya, Hardi, Sarjulianto, Dharma Sutomo, Djunaidi Thalib dan ia sendiri.

“Sebelumnya ada 31 nama masukan itu, meliputi tokoh politik, masyarakat, agama, birokrat hingga pengusaha. Kemudian mengerucut jadi 15 hingga terakhir direkomendasikan lima orang. Tinggal DPP yang menentukannya,” jelas eks wakil ketua DPRD Pangkalpinang itu.

Ia pun memastikan tidak ada mahar dalam pengusungan calon dari partai berlambang pohon beringin ini. “Hal ini juga sudah ditegaskan DPP, bahwa tak ada mahar bagi calon. Hanya saja perjuangan untuk menang membutuhkan biaya seperti biaya sosialisasi ke bawah dan juga biaya saksi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Irianto juga meyakini partainya yang memiliki empat kursi di legislatif akan menjadi pengusung untuk calon Walikota Pangkalpinang. “Koalisi tentu kami lakukan melalui komunikasi politik yang sudah berjalan. Kami ingin menjadi pengusung untuk calon walikota. Keinginan Golkar menang di pilkada menjadi prioritas untuk memberikan perubahan Pangkalpinang ke arah yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (ron/10)

Related posts