Pilkada Serentak 2020, Dua Petugas TPS Reaktif Covid-19

  • Whatsapp
Rapid Test- Ketua Bawaslu Provinsi Babel, Edi Irawan bersama Ketua Bawaslu Bateng, Robianto meninjau pelaksanaan rapid test bagi pengawas TPS di Gedung Serba Guna Desa Nibung, Kecamatan Koba, Sabtu (28/11/2020). (foto: Roni Bayu)

 

RAKYATPOS.COM,KOBA – Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Edi Irawan menyebutkan digelarnya rapid test bagi seluruh jajaran pengawas jelang Pilkada Serentak 9 Desember mendatang sebagai upaya untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang ingin menggunakan hak suaranya.

Read More

“Artinya ini (rapid test-red) tahapan yang memang tidak ada di dalam mekanisme tahapan pemilu, tapi ini (rapid test-red) penting dilakukan terkait pandemi saat ini,” kata Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Irawan kepada Rakyat Pos, di Gedung Serba Guna Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng)Sabtu (28/11/2020).

Dia menambahkan, pemeriksaan rapid test ini dilakukan serentak di tiga kabupaten yang menyelenggarakan pilkada, yakni Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Selatan, dan Belitung Timur, sementara Kabupaten Bangka Barat sudah terlebih dahulu menggelar rapid test.

“Alhamdulillah di Kabupaten Bangka Barat itu semua pengawas TPS yang di rapid test itu tidak ada yang reaktif, terus di Kabupaten Belitung Timur itu kami mendapat laporan hari ini, dimana pelaksanaan rapid test nya ada dua petugas TPS kita yang reaktif,” ungkapnya.

“Hal ini sudah dikoordinasikan kawan-kawan dari Bawaslu Belitung Timur dengan Satgas Penanganan Covid-19 untuk dilakukan test swab, PCR ini nanti menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, kami juga berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah memfasilitasi terkait dengan test swab, PCR untuk petugas TPS kita yang reaktif,” imbuhnya.

Untuk Kabupaten Bangka Tengah dan Bangka Selatan, dia menuturkan, pihaknya belum menerima laporan resmi terkait hasil kegiatan rapid test ini.

“Namun untuk di Bangka Tengah, kegiatan rapid test nya sedikit berbeda dengan tiga kabupaten lain, karena sampel darahnya harus di cek di laboratorium sehingga membutuhkan waktu sedikit agak lama,” tukasnya.

383 PTPS Jalani Rapid Test

Related posts