Pilkada Serentak 2018, PPP Sengaja Melambat

No comment 144 views

 

Amri Cahyadi

*Amri: Kita Ingin Titip Kader Jadi Calon

PANGKALPINANG – Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Amri Cahyadi, menegaskan wajib menitipkan kadernya menjadi salah satu pasangan calon yang akan berlaga dalam Pilkada serentak 2018 mendatang di Babel.

Kendati demikian, kata Amri, PPP sengaja terlihat lambat mengambil sikap agar kader PPP tetap dititipkan. Hal itu disampaikan Amri kepada wartawan, di gedung DPRD Babel, Rabu (11/10/2017).

“Kita lagi tahapan membangun komunikasi yang lebih konstruktif. Kita ketahui, PPP tidak bisa mengusung tanpa koalisi dan sekarang memang sudah mengerucut kepada beberapa alternatif. Untuk di Pangkalpinang, kita punya alternatif PPP bersama Gerindra, alternatif kedua kita juga bisa membangun komunikasi dengan PDIP,” kata Amri.

 

“Dan ada juga anggota sewaktu konfercab itu dengan “Ibu Kite”. Tapi sudah mengerucut ke Gerindra dan PDIP untuk Pangkalpinang. Ini yang belum selesai. Dan kami terlihat lambat, karena kami menginginkan kader PPP yang dicalonkan. Meski itu bukan kader yang lama, tapi kader yang mempunyai KTA PPP. Yang berjaketkan PPP, ini yang masih kita komunikasikan,” kata Amri.

Ia pun menegaskan, tidak adanya sebuah kewajiban untuk menjalankan koalisi pusat dengan daerah. Hanya saja katanya, dapat saja terjadi jika adanya alternatif tersebut. “Koalisi di pusat, berbeda dengan daerah. DPP pun mempersilahkan koalisi pusat tapi tidak menjadi kewajiban, tergantung kearifan lokal. DPP sifatnya menunggu daerah dan kini tahapannya DPC dan sudah diranah DPW. Kami akan sampaikan dua pasang alternatif ke DPP,” kataAmri.

*Pilkada Belitung, Koalisi PPP Mengerucut

Sementara itu, Sekretaris DPW PPP Provinsi Babel Hellyana yang telah mendapat “tiket” resmi dan restu oleh DPP PPP untuk maju Pilkada Belitung 2018, akan membeberkan perkembangan koalisi yang dibangun, terakhir 30 Oktober mendatang.

“30 Oktober akan melapor. Kalau lebih awal, lebih bagus. Karena sebetulnya perintah yang diberikan partai dan terus kita jalan dan ada perkembangannya. Tapi, ini kan ada beberapa perkembangan, memang sudah mengerucut, dulu lima partai sekarang dua partai,” kata Hellyana.

Ia pun menyampaikan, adanya wacana koalisi dengan NasDem dan Gerindra di Belitung, dimungkinkan terjadi. Hanya saja katanya, NasDem telah menetapkan kadernya maju yakni Isyak Meirobie namun Gerindra belum bersikap.

“Tapi apakah Gerindra tidak mengusung kader sendiri? Kita sebagai kader intinya siap, tetapi akan ada pertimbangan yang lebih besar lagi. Tinggal mana kira-kira yang lebih cepat memberikan koalisi kepada kita. Ini adalah pengawasan dari DPP, jangan sampai menyandera partai karena keinginan kita untuk maju. Katakan pahitnya tidak ada maju, gak masalah. Saya sampai saat ini belum melihat kepentingan yang lebih besar kita itu berada di nomor dua,” katanya. (ron/10)

No Response

Leave a reply "Pilkada Serentak 2018, PPP Sengaja Melambat"