Petugas KPPS Emban Tugas Sangat Berat

  • Whatsapp

Pemilu Serentak di Bateng Lancar

KOBA – Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak pada tanggal 17 April 2019 lalu, di Bangka Tengah berjalan lancar dan sukses. Saat ini, proses Pleno sedang dilakukan di tingkat kecamatan.

Ketua KPU Bateng Rusdi mengatakan rasa syukurnya karena penyelenggaraan pemilu serentak pada tanggal 17 April 2019 lalu, berjalan lancar tanpa hambatan.

“Alhamdulillah Pemilu Serentak di Bangka Tengah hingga saat ini berjalan dengan lancar,” ujarnya, Selasa (23/04/2019).

Dikatakannya, lancarnya proses Pemilu Serentak tersebut tidak lepas dari peran semua pihak dalam menyukseskan pemilu itu.

“Kita apresiasi petugas kita mulai dari panitia pemungutan suara yakni KPPS, PPK, relawan demokrasi yang tanpa lelah mensukseskan penyelenggaraan Pemilu. Kita apresiasi juga atas kerjasama yang baik antara KPU Bangka Tengah dengan Bawaslu, Kepolisian, TNI dan semua pihak yang telah bersama-sama mensukseskan pemilu serentak di Bateng,” ungkapnya.

Meskipun secara keseluruhan proses Pemilu Serentak di Bateng berjalan lancar, Rusdi berharap pada Pemilu Serentak kedepan terus ada perbaikan.

“Kalau secara pribadi, saya berharap Pemilu Serentak kedepannya waktu pemungutan suara dan penghitungan suara di tingkat TPS mesti ada jeda waktu, contohnya waktu pemungutan suara di tanggal 17 April waktu penghitungan suara dilakukan di tanggal 18 atau sehari setelah selesai pemungutan,” ungkapnya.

Ia berpendapat dengan adanya jeda antara waktu pemungutan suara dengan waktu penghitungan suara, maka kondisi petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) tetap dalam kondisi fit.

“Kalau di jeda waktunya, maka kondisi fisik para KPPS ini tetap fit dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara proses pemilu,” ungkapnya.

Ia menyampaikan petugas KPPS dalam pemilu serentak ini merupakan ujung tombak pelaksanaan pesta demokrasi yang diberikan tugas yang cukup berat.

“Harus kami akui petugas KPPS mengemban tugas yang sangat berat, terutama dalam Pemilu 2019, mereka bertugas dua hari tanpa istirahat, tentu tingkat keletihan dan stresnya cukup tinggi pula. Untuk itu, harapan kita kedepannya mesti ada jeda waktu antara waktu pemilihan dan waktu penghitungan suara,” tukasnya.(ran/3).

Related posts