by

Petani Lada Diajak Gunakan Teknologi Ex Vitro

Foto bersama usai diseminasi teknologi Komisi VII DPR RI & BPPT di Hotel Citra Sungailiat, Jum’at (13/7/2018). (foto: Cepeng)

Komisi VII DPR RI & BPPT Gelar Diseminasi

SUNGAILIAT – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Balai Bioteknologi BPPT menggelar kegiatan diseminasi teknologi hasil kajian perekayasa BPPT di daerah-daerah di Indonesia bermitra dengan Komisi VII DPR RI. Kegiatan ini, bertujuan untuk mendorong kemandirian dan peningkatan ekonomi petani di Indonesia.

Di Sungailiat, Kabupaten Bangka, diseminasi teknologi dengan tema Perbanyakan Tanaman lada secara Ex vitro dilaksanakan di Hotel Citra Sungailiat, Jum’at (13/7/2018). Kegiatan ini dilakukan oleh Balai Bioteknologi dengan melihat lada (Piper Nigrum L) yang merupakan salah satu komoditias perkebunan unggulan di Kabupaten Bangka. Lada Bangka sudah dikenal masyarakat luas termasuk masyarakat global.

Anggota Komisi VII DPR RI Melda Addriani mengatakan, lada Bangka sudah dikenal masyarakat termasuk masyarakat global. Untuk itu, menurut dia, potensi pengembangan peningkatan produktivitas pertanian melalui pelatihan perbanyakan tanaman lada dianggap perlu dilakukan.

“Untuk meningkatkan produktivitas lada Bangka ketersediaan benih lada yang cukup dengan kualitas baik menjadi salah satu faktor utama yang harus terpenuhi,” kata Melda dalam kesempatan tersebut.

Menurutnya, upaya penyediaan benih lada berkualitas dalam jumlah yang mencukupi serta upaya budidaya tanaman lada yang lebih baik menjadi pilihan utama untuk mendukung peningkatan produktivitas tanaman lada.

Diseminasi teknologi kepada para peserta ini, kata anggota DPR RI dari Babel ini terbagi menjadi dua kegiatan yaitu paparan teori dan praktek perbanyakan tanaman lada secara ex vitro. “Teknologi ex vitro merupakan salah satu teknologi perbanyakan tanaman secara vegetatif dengan menggunakan bagian tanaman yang mempunyai sifat pertumbuhan yang cepat (juvenile) diikuti dengan induksi percepatan pertumbuhan perakaran dan tanaman menggunakan formula nutrisi tertentu,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Deputi Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi BPPT Dr. Soni Solistia Wirawan menyampaikan bahwa BPPT dapat menggelar kegiatan diseminasi dengan dukungan Komisi VII DPR RI.

“Kami terus berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan layanan teknologi untuk masyarakat, salah satunya melalui kegiatan diseminasi teknologi perbanyakan tanaman dan melalui kegiatan diseminasi teknologi ini,” ujarnya.

Dia berharap, inovasi teknologi hasil pengembangan perekayasa Balai Bioteknologi BPPT dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh petani di Kabupaten Bangka dan dapat mendorong tumbuhnya dan meningkatkan produktivitas menuju petani sejahtera.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 petani lada dan dihadiri Kepala Balai Bioteknologi BPPT Dr. Agung Eru Wibowo dan Kepala Dinas Pertanian Kabuaten Bangka, Kemas Arfani Rahman.

Pada kesempatan tersebut para peserta diberikan pelatihan teknis materi dan praktek juga memberikan bantuan 100 paket yang terdiri dari 100 buah produk Formulai ex vitro yang terdiri dari 100 buah Bioroot, 100 buah Biopex, 100 buah nutrisi A, 100 buah nutrisi B, Technofert dan bibit tanaman lada sebanyak 1000 buah.(snt/10)

Comment

BERITA TERBARU