Peserta Tari Campak Terbanyak, Gubernur Erzaldi Terima Rekor Dunia MURI

  • Whatsapp


PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman kembali mendapat penghargaan bergengsi. Kali ini, penghargaan yang diterima adalah penghargaan rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas atraksi Tari Campak terbanyak, yang digelar di sepanjang 1,5 km jalan di alun-alun Taman Mereka, dalam memeriahkan Gebyar Pendidikan tahun 2019, Selasa (30/4/2019).

“Ini menjadi motivasi, semangat dan daya tarik pelajar untuk menari campak yang sudah mulai tenggelam, memacu pendidikan dan kebudayaan lebih memperhatikan seni tari, khususnya campak,” kata Erzaldi.

Melihat antusias ini, campak sudah masuk dalam materi muatan lokal di sekolah, akan diusahakan bagaimana caranya sama seperti tari-tarian lain yang booming di Indonesia seperti Maumere dan Tobelo, dengan gerakan riang gembira.

Ia mengapresiasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK, SMA dan SLB bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, dan LPMP yang telah menyelenggarakan gebyar pendidikan tahun 2019 ini, hingga berhasil mendapatkan rekor dunia.

Sebelum menerima Penghargaan Rekor Dunia, Gubernur Erzaldi bersama Manajer MURI, Kepala Dinas Pendidikan Babel, turut serta menarikan Tari Campak bersama ribuan Pelajar se SMA/SMK/SLB se-Babel.

Bahkan Gubernur Erzaldi, untuk sampai ke titik 0 Ibukota Provinsi Babel sekaligus titik penyerahan Piagam Penghargaan Rekor Dunia, ketika turun dari Mobil yang ditumpanginya dengan jarak lebih kurang 500 meter, harus berlari di antara deretan Pelajar yang jadi peserta Tari Campak.

Manager MURI. Triyono mengatakan untuk rekor Muri penari campak dengan pelajar terbanyak berhasil di Pecahkan pelajar di Provinsi Bangka Belitung dengan total 1.854 pelajar.

“Awalnya untuk rekor MURI ini 1.400 pelajar, tapi setelah kita hitung lebih karena mencapai 1.854 pelajar,” kata Triyono Selasa (30/4/2019).

Ia menyebutkan, pemecahan rekor MURI ini tergolong unik, karena pertama ditarikan berpasang-pasangan, kedua gerakan variatif termaksut ada gerakan seperti ular naga.

MURI menurutnya memberikan apresiasai, tradisional khas Babel, diangkat kembali ke generasi muda.

Penyerahan penghargaan MURI diserahkan oleh manager MURI di titik nol kilometer Kota Pangkalpinang, disaksikan oleh ribuan peserta, masyarakat, kepala dinas pendidikan, MKKS dan unsur yang terlibat lainnya. (nov/10)

Related posts