Pesan Amri ke GMKI: Pemulihan Ekonomi ke Depan adalah Infrastruktur dan Konektivitas

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPRD Babel Amri Cahyadi saat Audiensi dengan GMKI.(foto: ist/heppy).

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Pandemi Covid-19 telah membuat seluruh sektor ekonomi Indonesia  terpukul. Begitu pula dengan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Salah satu langkah yang harus ditempuh guna pemulihan ekonomi ke depan adalah konektivitas dan kondusivitas.

Hal tersebut disampaikan Amri Cahyadi selaku Wakil Ketua DPRD Babel di depan para Pengurus Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) saat audiensi di ruang kerja Wakil Ketua DPRD Babel, terkait isu-isu yang sedang terjadi di Babel, Rabu (09/09/2020).

“Langkah-langkah yang harus ditempuh dalam pemulihan ekonomi kedepan salah satunya adalah Infrastruktur dan konektivitas. Seperti yang diketahui, khususnya Belitung sudah ditetapkan sebagai salah satu dari sepuluh destinasi pariwisata yang ada Indonesia. Kita berharap pengembangan destinasi wisata yang ada di Pulau Belitung dapat memberikan impact yang baik juga terhadap Pulau Bangka. Untuk itu, konektivitas dipandang penting, baik dari Pulau Belitung-Bangka ataupun dari Sumatera-Bangka,” jelas Amri.

Amri berharap pada saat diadakannya konsultasi wilayah II GMKI, agar dapat mendukung  upaya pemerintah daerah guna memperjuangkan terealisasinya jembatan penghubung antara Babel dan Sumatera Selatan. “Kita jangan tergerus dengan isu kriminalitas, karena kriminalitas dimanapun ada. Tapi, mari kita lihat manfaat yang lebih besar bagi perekonomian Babel,” ujarnya.

Baca Lainnya

Dengan begitu, menurutnya, maka arus barang dan jasa dapat berjalan lancer. Begitu juga dengan perkembangan pariwisata, dimana orang dari sumatera dapat berkunjung dan berwisata ke Babel pada saat liburan dengan mudah dan murah. “Dengan adanya eksodus orang ini, akan berimbas pada perekonomian Babel,” ungkapnya.

“Mari bersama -sama kita bangun Babel dari sisi Insfrastruktur dan konektivitas. Mari kita jaga kondusivitas daerah agar proses pembangunan  di Babel dapat terealisasi.

Senada dengan Wakil Ketua DPRD Babel, Johansen Tumanggor mengatakan, sepuluh destinasi wisata yang ada di Indonesia satu diantaranya  Babel. Isu ini, katanya, harus diangkat betul bahwa Babel sangat nyaman untuk dikunjungi dan masyarakatnya sangat ramah.

Sama halnya dengan isu Undang-Undang Omnibuslaw yang sekarang sedang dibahas di pemerintah pusat. “GMKI harus bisa melihat secara objektif dan mencari informasi yang tepat terkait omnibuslaw. Salah satu resep ekonomi Indonesia ke depan adalah bagaimana berlakunya Undang-Undang Omnibuslaw. Konsep omnibuslaw itu sendiri hampir 80 persen mengadopsi dunia kerja yang sekarang diterapkan negara-negara lain, dimana hak dan kewajiban berjalan seimbang. Jika bangsa ini mau hebat, maka harus siap berkompetisi,” tegas Johansen.

Agung Setiawan selaku Anggota DPRD Babel ikut  mensupport dan mendukung kegiatan positif yang membangun provinsi ini. Seperti yang dilakukan oleh GMKI, untuk mengangkat isu-isu yang terjadi di Babel guna dibawa dalam  Konsultasi Wilayah II (KonsWil).

Selain itu, Agung Setiawan berpesan untuk meningkatkan kedisiplinan dalam hal mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. “Protokol kesehatan harus dikedepankan dan tidak boleh kendor,” kata Agung Setiawan.

Konsultasi Wilayah II yang mencakup Bangka Belitung, Palembang, Bandar Lampung, Bengkulu dan Jambi ini,  rencananya akan dilaksanakan  pada akhir bulan September atau awal bulan Oktober tahun 2020.(rel/heppy).

Related posts