Persiapkan Venue Porprov 2022, Bangka Barat Butuh Rp400 Miliar

  • Whatsapp

Pembangunan Wisma Atlet Mendesak

PANGKALPINANG- Kabupaten Bangka Barat (Babar) akan menjadi tuan rumah perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI tahun 2022 mendatang. Untuk pembangunan sejumlah sarana dan prasarana olahraga di daerah itu dibutuhkan paling tidak dana segar Rp400 miliar.

Dalam rapat pembahasan persiapan Porprov 2022, di Ruang Rapat Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel, Senin (20/5/2019), Wagub Babel, Abdul Fatah menegaskan, bahwa persiapan awal untuk suksesnya Porprov harus segera dimatangkan.

“Berkenaan dengan Babar, tuan rumah Porprov VI tahun 2022 kita mulai komunikasikan pembangunan dengan tim Bappppeda, kita siapkan dulu, melalui perencanaan pembangunan dan anggaran,” sebutnya.

Dia menginginkan, gelaran pesta olahraga empat tahun sekali ini dapat dilaksanakan dengan meriah dan sukses baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi.

Sementara itu, Bupati Babar, Markus berharap dengan ditunjuknya Babar sebagai tuan rumah, ada perhatian atau kucuran dana dari Pemprov Babel untuk mensukseskan perhelatan ini.

“Kami berharap ada kepastian dari provinsi, berapa anggaran yang akan dibantu sehingga pelaksanaan dapat terlaksana, karena kalau andalkan APBD kabupaten enggak sanggup, inikan anggaran cukup besar,” kata Markus.

Ia menyebutkan, untuk rencana pembangunan kawasan sport center dibutuhkan dana Rp400.196.850.000 yang terbagi dalam beberapa item, yakni stadion utama Rp215 miliar, sport hall Rp71 miliar, kolam renang Rp35 miliar.

Belum lagi untuk pembangunan lapangan tenis sebesar Rp15 miliar, lapangan panahan Rp15 miliar, panjat tebing dan sepatu roda Rp 5 miliar, wisma atlet Rp 25 miliar, kantor dispora Rp15 miliar, masjid Rp 1,2 miliar serta sarana dan prasarana pendukung lain sebesar Rp2 miliar.

“Paling enggak kami dibantu untuk pembangunan sports hall dan wisma atlet. Wisma atlet ini penting mengingat kami belum begitu banyak hotel untuk menampung kontingen,” ulasnya.

Markus berharap, adanya kepastian anggaran dari provinsi, karena pihaknya juga akan menyampaikan hal ini ke DPRD Babar.

“Kalau kita punya fasilitas olahraga yang memadai, akan mudah nantinya menarik kunjungan atau berbagai event ke Babar,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bappppeda Babel, Ferry Insani menyebutkan akan mengkaji bantuan yang diberikan kepada Pemkab Babar. Bantuan lanjutnya, bisa diberikan baik dalam bentuk hibah ataupun pemprov yang membangun nanti aset baru diserahkan ke Babar.

“APBD Pemprov Babel, tembus Rp 3 triliun dan berharap PAD nya tembus Rp1 triliun. Kami punya uang, tapi akan kami gunakan sebaik mungkin, kami akan berikan jika hitungannya bermanfaat,” kata Ferry.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Babel, Suharto meminta sport center yang dibangun di Babat ini bisa berkapasitas nasional, karena di Babar memang belum ada sarana prasarana olahraga yang representatif.

“Selain itu, kita juga mempersiapkan diri apabila nanti PON dilaksanakan dua tahun sekali dan di dua provinsi, jika dilakukan di Palembang, otomatis Babar yang berdekatan mudah-mudahan bisa ikut dijadikan tuan rumah,”jelasnya.

Untuk Porprov tahun lalu di Koba, Bangka Tengah (Bateng), kata Suharto, Pemkab Bateng mengusulkan bantuan Rp180 miliar, namun yang disetujui hanya Rp 50 miliar.

“Kalau sport hall ya bisa lah dibantu, Babel di wilayah barat seolah terisolir, padahal di Babar ada atlet loncat jauh yang mengharumkan Indonesia dan ada disana, saya sudah sampaikan, kita bangun fasilitas olahraga mulai dari pinggiran, atletik disana harus dibangun,” ulasnya.

Kepala Dinas PUPR Babel Noviar Ishak menambahkan, melihat banyaknya fasilitas sarana dan prasarana yang dibutuhkan Babar, maka Pemkab Babar bisa mengajukan anggaran dalam tiga tahun berturut-turut.

“Ya, jangan sekaligus, kalau sekaligus pemprov juga enggak ada dana, mungkin tahun 2020, dibantu sport hall Rp71 miliar, tahun berikutnya mungkin wisma atlet, terus hingga 2022,” sarannya.(nov/10)

Related posts