by

Peringati HUT ke-48, RSUD Depati Bahrin Gelar Donor Darah

Pegawai RSUD Depati Bahrin menyerahkan bingkisan kepada pendonor usai mendonorkan darahnya, Senin (5/11/2018). (foto: istimewa)

SUNGAILIAT- Memperingati HUT ke-48 tahun, RSUD Depati Bahrin melaksanakan kegiatan donor darah di ruang Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) RSUD Depati Bahrin, Senin (5/11/2018). Kegiatan donor darah ini dilaksanakan atas inisiatif RSUD Depati Bahrin dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka yang memiliki keterkaitan dengan Si Dora (Aplikasi Donor Darah).

“Donor darah ini juga bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional ke-54 yang diprakarsai oleh Tim Promosi Kesehatan (Promkes) RSUD Depati Bahrin. Ini adalah salah satu upaya kami agar ketersediaan atau stok darah di bank darah RSUD Depati Bahrin ini terjamin jumlahnya sehingga bisa lebih cepat pelayanan kepada pasien yang membutuhkan donor darah,” kata Kabag Tata Usaha (TU) RSUD Depati Bahrin, Sanusi.

Darah yang sudah didonorkan oleh pendonor, lanjut dia akan disimpan dan dikelola di Bank Darah RSUD Depati Bahrin. Para pendonor yang sudah mendonorkan darahnya juga, kata Ketua Tim Promkes RSUD Depati Bahrin ini, mendapatkan bingkisan yang sudah disediakan oleh pihak RSUD Depati Bahrin. Dengan adanya kegiatan donor darah ini, pihaknya berharap akan banyak para pendonor baru yang mulai rutin mendonorkan darahnya.

“Kami berharap para pendonor yang sudah rutin dapat lebih aktif lagi mendonorkan darahnya, dan juga akan muncul pendonor-pendonor baru sehingga lebih banyak lagi pendonor yang ada di Kabupaten Bangka ini dan RSUD Depati Bahrin juga lebih aktif lagi berkoordinasi dengan unit-unit terkait seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, PMI Kabupaten Bangka maupun Kota Pangkalpinang dan juga agar SiDora bisa bersinergi dengan kegiatan-kegiatan seperti ini,” jelas Sanusi.

Salah satu pendonor darah yaitu Rusmali, warga Kampung Jawa mengatakan kegiatan donor darah yang dilaksanakan RSUD Depati Bahrin sangat bagus dan positif. Dia mengaku biasa melakukan donor darah di RSUD apabila ada masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

“Kegiatan ini bagus ya dan positif.Fasilitas disini juga lumayan bagus untuk mendonor darah. Harapan saya kegiatan ini sering-sering dilakukan di tempat umum jadi lebih banyak yang tahu,” kata Rusmaili.

Pendonor lain, Puji Lestari, pegawai Dinas Pangan Kabupaten Bangka mengetahui adanya kegiatan donor darah dari surat yang dikirimkan oleh RSUD Depati Bahrin ke dinas tempatnya bekerja. Puji pun mengakui, sudah sering melakukan donor dan siap membantu apabila dibutuhkan.

“Saya juga namanya ada di aplikasi Si Dora, jadi kalau sudah tiga bulan sudah bisa donor lagi nanti ditelepon. Donor darah itu panggilan jiwa, ladang ibadah untuk kita. Kalau kita merasa ikhlas menolong sesama yang bisa kita sumbangkan hanya setitik darah ya kenapa tidak,” kata Puji Lestari.

Senada dengan Puji Lestari, pegawai Dinas Pangan Kabupaten Bangka lain yaitu Tri Bakti Bawono, mengatakan dirinya memang sudah menjadi pendonor darah rutin yang juga ikut dalam aplikasi SiDora.

“Saya sudah rutin donor disini mba biasa sama ibu Atun yang melayani. Pihak PMI juga biasanya nelepon untuk donor. Di RSUD Depati Bahrin juga fasilitas donornya cukup bagus. Ini sudah ke-50 kali mba saya donor,” katanya.(rls/10)

Comment

BERITA TERBARU