Peringati Hari Anak Nasional, Enam Andikpas LPKA Pangkalpinang Dapat Remisi

  • Whatsapp
2RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2020 memberikan warna dan kesan berbeda bagi anak didik pemasyarakatan (Andikpas) yang sedang menjalani masa pidana berupa pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang.
Betapa tidak, dalam moment peringatan HAN ini, mereka bisa mendapatkan pengurangan masa pidana atau yang dikenal dengan remisi anak.
Suasana hati yang bahagia terpancar dari wajah Andikpas LPKA Pangkalpinang. Sebab sebanyak 6 orang anak didik pemasyarakatan (Andikpas) LPKA Kelas II Pangkalpinang mendapatkan remisi anak nasional (RAN) tahun 2020, Kamis (23/07).
Prosesi pemberian remisi anak tahun 2020 ini dilakukan secara daring melalui video conference yang terpusat di LPKA Bandung serta diikuti secara serentak diseluruh LPKA se-Indonesia.
“Pemberian remisi anak merupakan salah satu upaya untuk mengurangi beban psikologi anak serta diharapkan dapat meningkatkan motivasi kepada anak (Andikpas) agar senantiasa berkelakuan baik,” ujar Kepala LPKA Kelas II Pangkalpinang, Nanang Rukmana kepada rakyatpos.com, Kamis (23/7/2020).
Pemberian RAN ini didasarkan pada pasal 34C ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 03 Tahun 1999 tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan, Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi dan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 18 Tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 3 Tahun 2018 tentang  syarat dan tatacara pemberian remisi, asimilasi, cuti mengunjungi keluarga (CMK), pembebasan bersyarat (PB), cuti menjelang bebas (CMB) dan cuti bersyarat (CB).
Ia menjelaskan, secara psikologis, tidak baik untuk seorang anak terlalu lama didalam penjara, karena mereka juga perlu berinteraksi dengan lingkungan masyarakat sebagai makhluk sosial.
“Namun demikian, selama di LPKA Pangkalpinang, kami melalui seksi pembinaan terus berupaya memberikan layanan pembinaan baik kepribadiaan dan kemandirian agar anak-anak bisa mendapatkan kepercayaan diri usai menjalani masa pidana di LPKA Pangkalpinang,” katanya.
“Alhamdulillah pada tahun 2020 ini, ada 6 orang Andikpas LPKA Pangkalpinang yang mendapatkan remisi anak dengan besaran remisi yaitu masing-masing 1 bulan. Kita pastikan bahwa yang mendapatkan remisi maupun integrasi tidak dipungut biaya apapun (Gratis),” tegas Nanang.
Sementara itu, Kasi Registrasi dan Klasifikasi, Achmad Adrian menambahkan, remisi anak merupakan hak, tetapi bukan mutlak harus diberikan.
Untuk bisa mendapatkan remisi anak maka Andikpas harus memenuhi persyaratan diantaranya telah menjalani masa pidana lebih dari 3 bulan, harus berkelakuan baik selama menjalani pembinaan di LPKA Pangkalpinang dan berumur 18 tahun. (bis)

Related posts