Perguruan Silat Pulau Kelapa Minta Bantuan DPRD

  • Whatsapp
Jajaran Anggota Perguruan Silat Pulau Kelapa saat bertemu Wakil Ketua DPRD Bangka, meminta dukungan DPRD Bangka untuk dapat membantu mengaktifkan kembali Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Bangka.(foto: riski)

SUNGAILIAT – Perguruan Silat Pulau Kelapa meminta dukungan DPRD Bangka untuk dapat membantu mengaktifkan kembali Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Bangka.

Hal tersebut diperlukan, mengingat beberapa tahun terakhir IPSI Bangka tidak aktif dalam penyelenggaraan event.

Read More

Pembina perguruan Silat Pulau Kelapa, Budi Firmansyah mewakili Dedi Suitadi Ketua Perguruan Silat Pulau Kelapa akhir pekan kemarin mengatakan, IPSI Bangka selama dua tahun ke belakang vakum dan tidak ada kegiatan apapun.

“Pencak silat itu kan bukan hanya olahraga, tetapi juga termasuk budaya, pendidikan, spiritual dan banyak hal lainnya. Selama dua tahun ini, IPSI sedang vakum. Jadi, memang tidak ada event atau perlombaan apapun. Untuk itu, kami berharap melalui Pak Mendra selaku Wakil Ketua DRPD Bangka untuk menyampaikan aspirasi kita, dan juga ke depan jika ada event-event baik yang sifatnya daerah atau nasional kita minta untuk dilibatkan,” pinta dia.

Ia juga meminta perhatian Pemerintah Daerah agar bisa menjaga dan melestarikan silat, karena merupakan budaya bangsa.

“Pencak Silat ini, bukan cuma beladiri saja, tapi merupakan budaya bangsa yang wajib untuk dilestarikan dan dijaga keutuhannya, dimana seharusnya mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Mungkin selama ini, hanya aspek olahraganya saja yang dipandang, tetapi sebenarnya aspek budayanya yang lebih penting,” kata Budi.

Lebih lanjut, Budi mengatakan, semua biaya kegiatan Perguruan Silat Pulau Kelapa selama ini, hanya mengandalkan dana dari hasil sumbangan anggota yang nilainya tidak seberapa.

“Di samping itu, untuk pengembangan-pengembangan kita termasuk untuk kebutuhan yang selama ini kita lakukan secara mandiri melalui bantuan swadaya, sumbangan dari para senior dan iuran murid yang alakadarnya, dan kita hidup dari situ. Kami harapkan ke depan agar ada solusi yang lebih baik lah,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangka, Mendra Kurniawan menyatakan akan mendukung segala aktivitas kegiatan silat.

“Kami wajib mendukung dengan arti kata para penggiat budaya ini, bercita-cita untuk melestarikan budaya lokal, dan tentunya kami berharap dari Perguruan Silat ini, lahir atlet-atlet nasional dan tidak menutup kemungkinan atlet internasional,” ungkapnya.

Ia juga meminta agar semua stakeholder terkait ikut berperan aktif dalam menjaga kelestarian budaya pencak silat tersebut.

“Jadi, semua stakeholder harus bersinergi dan berperan, mungkin ini saatnya kita mengangkat budaya lokal dan bukan berarti kita anti budaya luar,” tambahnya.

Mendra juga berharap Pemda Bangka memberikan dukungan penuh agar pencak silat bukan hanya sekedar olahraga, namun juga sebagai salah satu daya tarik bagi wisatawan.

“Kami berharap agar Pemkab Bangka mendukung untuk kelestarian budaya lokal ini, sehingga bisa diangkat menjadi seni budaya yang bisa membangkitkan gairah wisata atau kunjungan daerah ke pulau bangka ini,” imbihnya. (mla/3)

Related posts