Perda RT RW Basel Ditinjau Kembali

  • Whatsapp
Bupati Bangka Selatan Justiar Noer menyerahkan cinderamata kepada narasumber dalam Forum Grup Diskusi Peninjauan Kembali Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bangka Selatan di Ruang Rapat BPPPPD, Kamis (11/07/2019).(foto: dedy).

TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) menyelenggarakan Forum Grup Diskusi (FGD) Peninjauan Kembali Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bangka Selatan di Ruang Rapat BPPPPD, Kamis (11/07/2019).

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, rencana tata ruang wilayah Kabupaten dapat ditinjau kembali 1 kali dalam 5 tahun. Sehingga Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 tahun 2014 tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Bangka Selatan 2014-2034 dapat dilakukan peninjauan kembali.

Bupati Bangka Selatan (Basel), Justiar Noer mengatakan, dalam kurun waktu 5 tahun Kabupaten Bangka Selatan mengalami perubahan yang cukup signifikan, terutama terlihat dari semakin dinamisnya pembangunan yang disebabkan oleh adanya faktor eksternal maupun internal lainnya, sehingga menjadi pertimbangan perlunya kegiatan peninjauan kembali dan revisi terhadap dokumen RTRW Kabupaten.

Disamping itu, menurutnya, ada beberapa alasan lainnya yang nantinya akan dielaborasi lebih jauh dan lebih dalam oleh tim ahli dari Institut Teknologi Bandung. “Semoga Kegiatan ini dapat memberikan gambaran kepada kita untuk dapat melihat kesesuaian antara RTRW Kabupaten Bangka Belitung dan kebutuhan Pembangunan yang memperhatikan perkembangan lingkungan strategis serta Dinamika Pembangunan di Bangka Selatan,” harapnya.

Turut hadir Tim Ahli dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung Ridwan Sutriadi selaku Koordinator Tim, Plh. Sekda Kab. Basel, Kepala OPD, Camat di Lingkungan Pemerintah Kab. Basel, Instansi Vertikal, Kades, Tokoh Adat, dan Tokoh Maysyarakat serta Tokoh Pemuda. (edokfo/raw/3).

Related posts