Penumpang Cekcok dengan Petugas, GM Sriwijaya Air Minta Maaf

  • Whatsapp
Cekcok di Bandara- Seorang petugas maskapai Sriwijaya Air dilerai petugas bandara saat ribut dengan seorang penumpang di Bandara Depati Amir, Rabu (11/9/2019). Keributan dipicu dari keterlambatan pesawat tujuan Jakarta yang dikeluhkan penumpang. (foto: IST)

Pesawat Delay 3 Jam Jadi Alasan

PANGKALPINANG – Video pertengkaran seorang penumpang dengan petugas maskapai Sriwijaya Air di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Bangka Belitung, Rabu (11/9/2019) viral di media sosial.

Adu mulut terjadi karena penerbangan dengan nomor SJ071 tersebut mengalami delay hingga 3 jam. Meski pertengkaran berhasil dilerai, namun video itu telah menyebar ke sejumlah grup WhatsApp dan akhirnya viral.

General Manager Sriwijaya Air Wilayah Sumatera, Heriyanto kepada Rakyat Pos saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya pertengkaran itu, yang disebabkan keterlambatan penerbangan. Namun katanya pertengkaran hanya sebatas cekcok mulut saja.

Dia menerangkan bahwa pertengkaran petugasnya dengan seorang penumpang hanya masalah misskomunikasi saja. Menurutnya, terjadi masalah pada penyampaian yang sedikit emosional. Dia menyampaikan permohonan maaf atas nama Maskapai Sriwijaya Air atas terjadinya permasalahan itu.

“Benar telah terjadi keributan di gate 1 antara petugas kami dengan penumpang. Untuk itu Sriwijaya Air meminta maaf kepada seluruh penumpang dan masyarakat pengguna Sriwijaya Air atas insiden itu. Ke depan kami berharap dapat memperbaiki diri agar lebih baik lagi. Masalah ini sudah kami selesaikan,” ujarnya, Rabu.

Dia mengakui pesawat Sriwijaya Air tujuan Jakarta saat itu mengalami keterlambatan penerbangan karena alasan administrasi penerbangan pesawat sementara tidak ada kendala apapun pada pesawat.

“Pesawat tidak ada masalah tetapi administrasi pesawat yang lambat. Sudah kami lakukan pemeriksaan dan tidak ada masalah apapun,”jelasnya.

Dia merinci, seharusnya pesawat dapat terbang sesuai jadwal pada pukul 08.20 Wib, namun karena adminstrasi yang belum siap maka pesawat baru diberangkatkan pada pukul 11.30 Wib.

“Karena keterlambatan itulah munculnya miss komunikasi antara seorang penumpang dengan petugas kami. Tetapi kami akan melakukan investigasi atas tindakan oknum petugas itu. Jika memang melanggar SOP (Standar Operasional Prosedur) kita akan berikan sanksi yang nantinya tergantung kesalahannya. Yang jelas kami sampaikan permohonan maaf. Kedepan semoga tidak terjadi lagi,”katanya.

Sementara itu, GM Angkasa Pura II Bandara Depati Amir, Chuanda saat dikonfirmasi Rabu siang mengatakan telah melakukan koordinasi dengan maskapai pasca keributan yang terjadi. Dia menegaskan, permasalahan itu telah diatasi oleh maskapai.

“Tapi kami tetap menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi di bandara. Kita sudah berkoordinasi atas keterlambatan dan insiden itu. Kami antisipasi. Secara umum sudah diatasi. Petugas cepat menyelesaikan. Sampai saat ini tidak ada masalah. Semua sudah clear,”katanya. (bum/10)

Related posts