Penuhi Panggilan Gakkumdu, Endang Bantah Umroh Gratis Bermuatan Politis

  • Whatsapp
Endang Kusumawaty saat keluar dari ruangan Sentra Gakkumdu  usai memberikan klarifikasi atas temuan dugaan pelanggaran pemilu, Rabu (13/3/2019).(foto: Roni Bayu) 

PANGKALPINANG –Caleg DPR RI dapil Bangka Belitung (Babel) dari Partai Demokrat, Endang Kusumawaty memenuhi panggilan Sentra Gakkumdu, Rabu (13/3/2019). Endang memberikan klarifikasi terkait temuan dugaan pelanggaran pemilu yaitu memberangkatkan umroh 17 warga Babel secara gratis. Sebelum menjadi temuan Bawaslu Babel, Endang diketahui telah tiga kali mangkir saat diminta keterangan.

Usai memberikan klarifikasi, kepada wartawan, Endang mengatakan, kehadirannya menjelaskan bahwa umroh gratis yang menjadi programnya itu, tidak ada unsur politik. Klarifikasi kepada Sentra Gakkumdu disampaikan apa adanya sesuai apa yang terjadi.

“Mengenai temuan ini kita hadir memberikan klarifikasi. Menjelaskan apa yang terjadi, positif thinking saja, karena tidak ada muatan politik,” ungkapnya.

Menurut Endang ada beberapa pertanyaan yang diajukan oleh Sentra Gakkumdu saat klarifikasi tersebut. Seperti berapa orang yang diberangkatkan, tanggal dan pelaksanaan umroh gratis. Namun, menurut dia, pelaksanaan umroh gratis tersebut telah lama ia lakukan. “Tadi ditanyakan berapa orang yang berangkat, tanggalnya dan pelaksananya. Itukan sudah lama kita pelaksanaannya, itu saja,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Sentra Gakkumdu, Jafri didampingi Wakil Aspidum Kejati Babel, Ridosan mengatakan kehadiran Endang sudah dijadwalkan dalam rapat Gakkumdu. Menurut dia, Endang hadir sekitar pukul 14.15 guna memberikan keterangan dugaan pelanggaran pidana pemilu memberangkatkan warga Babel berangkat umroh.

“Dia memberikan keterangan dan klarifikasi, kita gali keterangan itu. Dihadirkan juga saksi yang diberangkatkan warga Bekasi, kita hadirkan untuk penguatan keterangan itu,” katanya.

Dalam sisa 10 hari kedepan, kata Jafri pihaknya akan mendalami keterangan lagi dari warga Babel yang ikut berangkat umroh. Menyelaraskan keterangan saksi yang diberangkatkan dan punya hak pilih dalam Pemilu April mendatang.

“Kedepan warga Babel kita minta keterangan, menyelaraskan keterangan saksi yang diberangkatkan punya hak pilih. Seusai dengan dapil dimana dia akan berkompetisi dalam pemilu,” terangnya.

Bawaslu Babel bersama Kejaksaan dan Kepolisian tergabung dalam Sentra Gakkumdu bertugas untuk menyelesaikan temuan itu. Menurut dia, tidak mengubah esensi pemeriksaan dan klarifikasi apabila satu diantara lembaga tidak hadir mendampingi.

“Tadi memang kepolisian tidak hadir karena ada agenda lain. Tapi ini ranahnya masih di Bawaslu, kita berhak didampingi kepolisian dan kejaksaan. Tidak mengubah esensi pemeriksaan dan klarifikasi tersebut jika keduanya tidak hadir mendampingi,” tandasnya. (ron)

Related posts