Penuh Haru, Pisah Sambut Kasidatun Kejari

  • Whatsapp
Pisah Sambut- Mantan Kasidatun Kejari Bangka, Bagus Nur didampingi istri saat acara pisah sambut, di kantor Kejari Bangka, Jumat. Bagus dimutasi ke Kejari Situbondo. (foto/Zuesty Novianty)

Bagus: Berat Meninggalkan Bangka
Syaiful: Kami Merasa Kehilangan

SUNGAILIAT -Kepala Seksi Datun (Kasidatun) Kejari Bangka, Bagus Nur Jakfar Adi Saputro, Jum’at pagi (3/3/2017) harus melepaskan jabatannya. Laki – laki yang akrab di mata seluruh Kades se- Kabupaten Bangka ini kini harus menjalankan tugas barunya sebagai Kepala Bidang Tindak Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Situbondo.

Dalam acara pisah sambut yang digelar di Kantor Kejari Bangka kemarin, Bagus yang sudah bertugas sebagai Kasidatun Kejari Bangka selama 1,8 bulan ini banyak menemukan pengalaman yang hangat selama bertugas di Kabupaten Bangka.

“Bingung saya mau ngomongnya. Mungkin sudah 1,8 bulan saya disini banyak hal yang saya temui. Banyak persaudaraan disini. Berat meninggalkan Bangka. Banyak yang sudah dilalui. Digugat perdata, sampai kalah di banding baru-baru ini,”ujar Bagus dalam sambutannya didampingi sang Istri.

Kedepan, ia berharap tali silaturahmi tetap terjaga. Ia mengakui tidak akan bisa seperti sekarang ini apabila tanpa ada support dari rekan – rekan kerjanya di Kejari Bangka.

“Saya berharap tetap silaturahmi tetap terjaga. Saya berharap dengan kepindahan saya jangan sampai mengurangi koordinasi. Kita sudah bersinergi dengan polisi, jaksa, inspektorat, dan lain – lainnya. Saya juga memohon maaf apabila selama ini ada hal yang membuat kesalahan,”pinta Bagus.

Sementara Kasidatun yang baru, Hayatu yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubagbin di Riau, dalam sambutannya memohon dukungan dari semua pihak untuk menjalankan program – program datun agar berjalan dengan baik.

Sementara itu, Kasipidsus Kejari Bangka, Budi Marchelius, mengacungi jempol atas kinerja Bagus Nur Jakfar sebagai Kasidatun Kajari Bangka. Bagus kata dia, dapat mempererat tali silaturahmi ke seluruh perangkat – perangkat di Kabupaten Bangka.

Namun demikian ia berpesan kepada Kasidatun yang baru agar kedepannya dapat lebih mempererat silaturahmi yang sebelumnya sudah terjalin dengan 3 rumus kunci kesuksesannya yakni ikhlas, sabar dan sehat.

“Kinerja kasidatun cukup bagus sesuai dengan namanya. Mudah-mudahan dengan ada pergesaran dengan kasi datun yg baru bisa semakin erat,” ujarnya.

Ucapan perpisahan semakin haru ketika Sekjen APDESI Kabupaten Bangka, Syaiful Ahyar memberikan sambutan. Menurut Syaiful, melepas Bagus Nur Jakfar yang harus menjalankan tugas ditempat yang baru sungguh merupakan suatu hal yang sangat berat, khususnya bagi seluruh kades se-Kabupaten Bangka.

Menurut Syaiful, rasa kehilangan itu sangat dirasakan para kades yang menyempatkan hadir dalam pisah sambut. Melihat selama ini, Bagus sudah bekerja keras, sidang hingga malam membimbing para kades tanpa meminta apapun dan secara sukarela dilakukan.

“Beliau ini banyak berkecimpungan di desa, siang dan malam. Kami sangat kehilangan. Banyak tugas-tugas yang akan kami laksanakan di desa. Tapi karena ini perintah, kami dak bisa nahan. Karena untuk karir beliau ke depan. Kita berpisah tapi tetap selalu di hati. Kami dari desa sangat berterima kasih selama ini sudah dibimbing. Jerih payah, siang malam tanpa ada apa-apanya, sukarela. Sebelum ada Pak Bagus di desa suka merasa khawatir. Sekarang 24 jam di desa ngurus masyarakat. Dana yang besar ngeri-ngeri juga,”ujarnya.

Senada dengan yang lainnya, Syaiful juga berharap Kasidatun yang baru dapat meneruskan koordinasinya ke desa – desa. Menurut Syaiful, sebelum kenal dengan Bagus Nur Jakfar, para Kades selalu gemetar apabila memasuki halaman Kejari Bangka namun setelah kenal dengan Bagus Kades – Kades tak bosan – bosannya mendatangi Kantor Kajari Bangka untuk meminta bimbingan.

“Kepada Kasidatun yang baru kita tetep koordinasi. Dulu gemeter masuk kejaksaan, tapi setelah ada Pak Bagus, intel, Kajari, saya saja bisa seminggu 3 kali la kesini. Kami mohon bimbingan, kita kerja sama lah,”harapnya.(2nd/10)

Related posts