Pengembangan Sadai Tidak Bisa Ditawar Lagi

  • Whatsapp
Bupati Bangka Selatan Justiar Noer menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban tahun 2016 melalui Rapat Paripurna DPRD Bangka Selatan. (foto: raw).

Bupati Sampaikan LKPj 2016

TOBOALI – Bupati Bangka Selatan (Basel) Justiar Noer menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban tahun 2016. Ia menyebutkan, dalam pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2016, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Basel telah melaksanakan 26 urusan wajib dan 8 urusan pilihan.

Program dan kegiatan urusan wajib dan pilihan tersebut, terealisasi sebesar Rp800.258.851.089, dari total anggaran Rp940.900.164. LKPj ini, disusun berdasarkan RPJMD tahun 2016 – 2021, RKPD 2016, KUA PPAS serta Perda APBD-P tahun 2016.

Demikian dikatakan Bupati Basel pada Paripurna Penyampaian LKPj Bupati Basel tahun 2016 Senin (10/4/2017).

Pada paripurna yang dihadiri tiga pimpinan DPRD tersebut, Justiar mengakui satu tahun terakhir belum banyak program yang bisa dilaksanakan dan masih banyak lagi agenda yang akan dilakukan sesuai dengan Visi Misi.

Selain itu, peralihan kewenangan pemerintahan baik dari kabupaten ke provinsi dan sebaliknya kabupaten ke pusat maka secara nasional terjadi perubahan sehingga berimplikasi pada perubahan SOTK, personil dan anggaran.

“LKPj ini merupakan laporan progress report tahun 2016 dan menjadi tolak ukur untuk perbaikan dan peningkatan kinerja masa mendatang. Dalam perspektif amanah dan substansi pemerintahan penyampaian LKPj kepada DPRD adalah untuk merefleksikan akuntabilitas bersama antara kelembagaan pemerintah daerah dan DPRD, ini merupakan konsekuensi atas berbagai kesepakatan bersama dalam memaknai kebutuhan dan aspirasi masyarakat yang telah dituangkan dalam APBD tahun 2016. Dengan demikian LKPj ini, merupakan wahana untuk saling berbagi peran dalam menganalisis kondisi kinerja pemerintahan daerah,” terang Justiar.

Ia menyinggung Pemkab Basel fokus dalam strategi pengembangan kawasan yang tidak bisa ditawar lagi adalah pengembangan Pelabuhan Sadai. Posisi yang strategis sebagai alur transportasi nasional dan internasional sekaligus dengan program kemaritiman Presiden, maka akan menjadi suatu batu loncatan yang besar bagi pembangunan Basel apabila Pelabuhan Sadai dapat beroperasi secara optimal sebagai pintu masuk Pulau Bangka ke Jakarta.

Selain menyampaikan LKPj Bupati, Justiar juga menyampaikan Raperda Perubahan atas Perda No 14 tahun 2011 tentang Pajak Daerah, Perizinan Perdagangan, Perizinan Perindustrian, Ketahanan Keluarga, Perubahan atas Perda No 1 tahun 2015 tentang Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan Kewenangan dan Pemberhentian Kepala Desa.
DPRD Basel pada hari yang sama juga melakukan pengambilan keputusan terhadap Raperda tentang Penyelenggaraan Operasional Kendaraan di Atas Air. (raw/3)

Related posts