Pengelolaan Aset Pemkab Tiap Tahun jadi Perhatian BPK

  • Whatsapp

Mutasi Aset 2015 Belum Bisa Dijelaskan

TOBOALI – Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Bangka Selatan Agus Pratomo melalui Sekretaris Bakuda, Riswady mengungkapkan, temuan pengelolaan akun aset tetap nilainya cukup material, sehingga mempengaruhi penilaian dalam menentukan opini atas laporan keuangan pemerintah.

Menurut Riswady nilai aset tetap yang disajikan Pemkab Basel per 31 Desember 2018 sebesar Rp 2.447.783.358,058,00. Dari nilai tersebut yang menjadi catatan adalah sisa nilai mutasi aset 2015 yang belum bisa dijelaskan, baik mutasi tambah dan mutasi kurang tahun anggaran 2015.

“Pemkab Basel melalui Bakuda didukung OPD terus berupaya menelusuri akun – akun aset tetap tersebut, dan hasil yang dicapaipun telah menunjukan ke arah yang lebih baik dengan semakin menurun nilai temuan atas nilai mutasi aset tahun 2015 lalu, yang sebelumnya LHP BPK RI nilai mutasi tambah Rp 1.058.347.312.711 telah berkurang menjadi Rp 660.239.528.942,16, dan nilai mutasi kurang sebelumnya Rp 823.893.201.381,65 berkurang menjadi Rp 679.217.793.581,36. Bila ini belum diselesaikan akan berimplikasi terhadap kewajaran nilai saldo awal untuk periode berikutnya, sehingga saldo awal tahun – tahun berikutnya oleh tim pemeriksa tidak dapat diyakini kewajarannya,” jelas Riswady.

Kepala Bakuda Basel menyebutkan, mutasi aset yang belum dijelaskan tersebut, masih sangat material meski sudah ada penurunan, sehingga membuat auditor dalam menentukan penilaian atas capaian opini laporan keuangan pemerintah daerah Basel masih tetap dengan predikat WDP.

“Namun, tentunya hal ini tidak menyurutkan semangat kita untuk terus menyelesaikan persoalan ini guna menuju WTP. Sebagian besar informasi terkait mutasi sudah dapat ditelusuri Bidang Aset Bakuda, namun masih perlu adanya bukti memorial untuk memberikan keyakinan kepada tim audit,” imbuhnya.

Riswady mengakui peningkatan capaian opini BPK akan sulit meningkat jika persoalan mutasi aset 2015 belum dapat diselesaikan, termasuk catatan – catatan lainnya yang diungkap dalam laporan keuangan jika tidak segera ditindaklanjuti.

“Pengelolaan aset milik Pemkab Basel yang berada di OPD setiap tahun menjadi perhatian tim audit BPK, karena nilainya cukup signifikan dan kompleksitas cukup tinggi. Untuk itu, para pengelola aset OPD agar dapat lebih tertib dalam menatausahakan aset baik tertib fisik, tertib administrasi dan tertib hukum. Jadi, jika sewaktu – waktu diperlukan untuk kepentingan pemeriksaan dapat dijelaskan dan dibuktikan dengan dokumen sumber yang memadai, sehingga tidak akan menjadi catatan temuan di periode pemeriksaan selanjutnya,” pungkas Riswady. (raw/3)

Related posts