Pengelola Arisan Piaw Dituntut 3,5 Tahun Penjara

  • Whatsapp

TANJUNGPANDAN – Terdakwa kasus penipuan atau penggelapan dengan modus arisan Piaw, Vivi Desimelyana (30) dituntut tiga tahun enam bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belitung.
Dalam sidang pembacaan tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Senin (6/1/2020), JPU M Aulia Perdana menilai Pasal 372 KUHP juncto Pasal 64 KUHP yang didakwakan kepada Vivi sudah terpenuhi unsur-unsur pidananya. Terdakwa diduga menggelapkan uang setoran arisan milik pelapor yakni Dedy Hernandie alias Ationg sebesar Rp520 juta.
“Hari ini agendanya pembacaan tuntutan oleh JPU dan terdakwa dituntut tiga tahun enam bulan atas Pasal 372 juncto Pasal 64 KUHP,” kata Juru Bicara PN Tanjungpandan Andi Bayu Mandala Putra kepada Rakyat Pos usai sidang.
Mendengar tuntutan itu, terdakwa Vivi Desimelyana akan mengajukan pembelaan yang diagendakan pada Senin (13/01/2020) pekan depan.
Sebelumnya, majelis hakim sudah menggelar tujuh kali persidangan atas perkara arisan Piauw tersebut. Bahkan, JPU sudah menghadirkan enam saksi ditambah satu saksi dari pihak terdakwa yang meringkan. Namun JPU tetap beranggapan terdakwa terbukti melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan. (dod/1)

Related posts