Pengawas TPS Diminta Data Pemilih Daerah Rawan

Mantan Ketua Bawaslu Babel, Zul Terry Apsupi memberikan materi dalam rakor dengan stakeholder se- Bangka Tengah, Senin (11/12/2017).(foto: ran).

Berharap Peran Aktif Masyarakat

KOBA – Mantan Ketua Bawaslu Babel, Zul Terry Apsupi dalam rakor dengan stakeholder se- Bangka Tengah, Senin (11/12/2017) meminta petugas pengawas TPS untuk mendata sampel-sampel pemilih di daerah rawan di Kabupaten Bangka Tengah.

“Pengawas TPS, harus bisa membuat data pemilih di daerah rawan yang sering menjadi masalah dalam pilkada dan pemilu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Bateng Robianto mengatakan pihaknya sudah melakukan pemetaan metrik di daerah perbatasan di wilayah Bateng.

Seperti belum lama ini, pihaknya mendata Desa Lubuk Pabrik Kecamatan Lubuk Besar tepatnya TPS 8 Dusun C2 berbatasan dengan Bangka Selatan (Basel). Kemudian di Desa Guntung Dusun Bukit Vilar Kecamatan Koba yang juga berbatasan dengan Desa Air Kabupaten Basel.

Selanjutnya di Kelurahan Dul Kecamatan Pangkalan Baru berbatasan dengan Pangkalpinang. Kemudian Desa Mangkol Kecamatan Pangkalan Baru berbatasan dengan Pangkalpinang, Desa Mangkol dan Desa Pedindang berbatasan dengan Kabupaten Bangka.

Selanjutnya, Desa Romadhon dan Desa Kemingking Kecamatan Sungaiselan berbatasan dengan Bangka, Desa Pasir Garam berbatasan dengan Bangka.

“Biasanya di daerah rawan sering terjadi KTP ganda, sehingga berpotensi jadi pemilih ganda. Disinilah kami minta perlu perhatian Pemda Bateng untuk menegakkan administrasinya, apakah maPanwaslu Bateng Minta Peran Serta Masyarakat

Pada kesempatan terpisah Ketua Panwaslu Bangka Tengah (Bateng) Robianto berharap, adanya peran aktif masyarakat dalam melakukan pengawasan pemilihan umum legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang. Menurut dia, mengawasi pemilu bukan hanya tugas penyelenggara pemilu.

“Pengawasan pemilu 2019 bukan hanya tugas Bawaslu, Panwaslu dan KPU saja, namun diharapkan juga peran serta masyarakat yang terdiri dari lembaga pemantau, partai politik, organisasi masyarakat, lembaga kepemudaan, perguruan tinggi dan tokoh ulama,” ujar Robi disela-sela rakor dengan stakeholder di Gedung Diklat BKD, kemarin.

Menurut Robi, setiap ada laporan atau pelanggaran dalam pemilu 2019, masyarakat dipersilahkan melapor ke Panwaslu Bateng baik secara lisan maupun tertulis.

Tak hanya itu saja, panwaslu juga berharap adanya peran aktif masyarakat untuk menyampaikan informasi tentang pemilu supaya muncul rasa sadar dan ikut serta dalam kegiatan pemilu 2019.

“Angka partisipasi Pilgub 2017 di Bateng mengalami kenaikan sebanyak 1 persen dari 63 persen (Pilbup 2015-red) menjadi 64 persen (Pilgub Babel-red). Namun, ini masih jauh dari target nasional 77,5 persen. Salah satu upaya kami, ya mengajak para stakeholder se- Bateng untuk sama-sama mengawasi pemilu dan mendorong peran aktif masyarakat terlibat dalam pemilu,” ungkapnya.(ran/3)

No Response

Leave a reply "Pengawas TPS Diminta Data Pemilih Daerah Rawan"