Penganiaya Tukang Bakso Diciduk

  • Whatsapp

Jajaran Polsek Tanjungpandan berhasil mengamankan seorang remaja atas dugaan penganiayaan terhadap pedagang bakso keliling Jarwo (50) warga Kelurahan Pangkallalang, Sabtu (23/03/2019) .
Kejadian yang sempat viral di media sosial Facebook tersebut menyebutkan adanya 4 orang remaja dalam kejadian itu, namun setelah Polisi melakukan penyelidikan hanya seorang remaja yang diamankan, yakni IL (17) warga Desa Air Merbau.
Dari keterangan Polisi, ketiga teman IL itu tidak melakukan atau membantu pelaku melainkan melarangnya.
Namun pelaku enggan pergi, dan langsung menyerang korban Jarwo dibagian mukanya.
Setelah itu, pelaku menarik korban dan gerobaknya, merasa terancam korban sempat melakukan perlawanan dan kakinya terpeleset kedalam selokan.
Hal tersebut dikatakan oleh Kapolsek Tanjungpandan, AKP Agus Handoko saat menggelar press release kepada para wartawan di Mapolsek Kota Tanjungpandan, Senin (25/3/2019).
Penganiayaan tersebut terjadi di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Pangkallalang Kecamatan Tanjungpandan, tepatnya di depan Bakso Jello .
“Setelah menerima laporan polisi dan menerbitkan STBL unit reskrim Polsek Tanjungpandan melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap tersangka di Jalan Bicong Dusun Air Merbau.
Pelaku bersembunyi di perkebunan,” kata Agus Handoko didampingi Kasi Humas Polres Belitung AKP Mahmud dan Kanit Reskrim Polsek Tanjungpandan.
Menurut Agus, dari keterangan saksi, pelaku IL habis mengkonsumsi minuman beralkohol jenis arak yang kemudian mencoba untuk meminjam uang dengan menggadaikan handphonenya kepada korban Jarwo.
“Pelaku mencoba menggadaikan Hpnya, Namun lantaran korban tidak memiliki uang dan memang tidak mau meminjamkan uang kepada pelaku, sontak pelaku marah dan memukul korban,” ujarnya.
Selain itu, Polsek Tanjungpandan berhasil mengamankan 1 (satu) unit sepeda motor Mio Soul GT warna orange No.Pol BN 5230 FA , satu helai baju kaos oblong serta satu buah topi yang memang jatuh pada saat kejadian.
“Pasal yang disangkakan yaitu Pasal 351 Ayat (1) KUHPidana. Serta terhadap berkas perkara tersangka atas nama IL masih dalam proses penyidikan dan akan segera dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Belitung,” ungkapnya.
Atas kejadian ini, untuk lebih meningkatkan keamanan wilayah Tanjungpandan, pihaknya akan segera berkordinasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk terus berpatroli tempat-tempat yang dianggap meresahkan masyarakat.
“Upaya yang kita lakukan terhadap miras akan lebih intensif yang semula satu minggu tiga kali dan akan kita tingkatkan lagi. Selain itu akan bersinergi dengan pemerintah daerah dan polres serta TNI untuk menjaga kondisi Kamtibmas yang dinamis dan kondusif,” pungkasnya.
Terpisah, teman pelaku yang merupakan saksi dari kejadian ini mengungkapkan kejadian tersebut lantaran IL sedang dalam keadaan mabuk.
Merasa kurang dan tak ada uang untuk membeli minuman beralkohol berjenis arak itu IL mencoba meminjam uang dan menggadaikan hpnya terhadap korban Jarwo.
“Habis minum kami, tapi dia (IL) yang paling banyak minumnya, ingin gadai hp dia (IL), tapi mas itu tidak mau,” kata salah satu teman IL itu kepada Rakyat Pos.
Tidak hanya itu, teman-teman IL ini juga sempat melarangnya, Namun IL enggan pergi dan malah menyerang korban.
“Kami ajak pergi, tapi dia tidak mau dan langsung mukul,” tandasnya. (bum/yan/6)

Related posts