Penemuan Kerangka Manusia di Lubuk, Heboh

No comment 271 views

Korban Ternyata Jasimin
Sempat Dinyatakan Hilang
Terakhir Kenakan Baju Erzaldi-Fattah

LUBUK BESAR – Masyarakat Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah, pada Minggu (15/10/2017) sekitar pukul 19.30 Wib, dihebohkan dengan penemuan kerangka manusia tepatnya di daerah Dusun Melingai Desa Batu Beriga Kecamatan Lubuk Besar.
Kerangka manusia yang sudah menjadi tulang-betulang tersebut ternyata berkaitan dengan informasi orang hilang yang sempat beredar pada tanggal 13 Juni 2017 lalu atas nama Jasimin.
Selain menemukan barang bukti tulang belulang, ditemukan juga satu unit motor Honda Revo Fit BN 5330 KK berikut peralatan TI bedel yang terletak di pasir tailing berdekatan dengan kerangka manusia.
Kerangka manusia yang beridentitas Jasimin itu dikuatkan oleh informasi anaknya Kamsi Pranata (22) bahwa orang tuanya yang bernama Jasimin pergi dari rumah sejak Selasa (13/10/2017) pukul 06.00 WIB menggunakan motor Honda Revo Fit warna hitam lis merah BN 5330 KK mengenakan helm warna putih menggunakan baju kaos warna putih bergambar Erzaldi-Fattah, dan celana kolor warna abu-abu lis hitam.
Yang bersangkutan bekerja mencari pasir timah menyebrang canal atau air yang bertempat di daerah Kuruk Desa Lubuk Besar. Hingga malam, Jasimin belum juga pulang sampai pagi tanggal 14 Juni 2017. Atas kepergian korban, pihak keluarga pun meminta bantuan warga, Pemdes Lubuk Pabrik, Polsek Lubuk Besar dan Kecamatan Lubuk Besar melakukan pencarian di daerah Kuruk Desa Lubuk Besar dan hasil nihil. Tim gabungan sudah tiga kali mencari korban, hingga akhirnya ditemukan di daerah Melingai Desa Batu Beriga.
Informasi yang diperoleh Rakyat Pos bahwa korban ditemukan pada Minggu (15/10/2017) pukul 19.30 WIB. Ceritanya, Darkasi (35), warga Dusun B1 Desa Lubuk Besar menemui Hamida (43) warga Jalan Madrasa Desa Lubuk Pabrik. Sekitar 5 hari yang lalu, Darkasi sempat melihat motor yang dikendarai korban tepatnya Rabu (11/10/2017) pukul 15.00 WIB Honda Revo BN 5330 KK yang tergeletak di tailing bekas eks tambang daerah Melingai Desa Batu Beriga. Darkasi kala itu sedang mencari sarang madu kelulut. Alhasil informasi dari Darkasi disingkronkan dengan pihak keluarga yang mengeluarkan surat kendaraan milik Hamida yang tak lain istrinya Jasimin. Ternyata, plat nomor polisi tersebut sama dengan milik sepeda motor suaminya Jasimin yang hilang atau tidak pulang pada tanggal 13 Oktober 2017.
Berikutnya, Senin (16/10/2017) pukul 08.30 WIB Darkasi bersama Kasmin, anak dari Hamida dan Jasimin mengecek ke lokasi untuk melihat kebenarannya. Setiba dilokasi daerah tailing eks tambang Melingai Desa Batu Beriga, Kasmin melihat sepeda motor Honda Revo Fit BN 5330 KK warna hitam lis merah dalam keadaan terbaring di atas pasir tailing berikut peralatan TI bedel serta kaos warna putih, jaket dan celana kolor. Selain itu, Kasmin dan Darkasi pun menemukan kerangka manusia di sekitar sepeda motor yang ditemukan dalam keadaan sudah berpisah-pisah. Kemudian Kasmin membenarkan bahwa itu adalah ayahnya bernama Jasimin yang hilang atau tidak pulang sejak tanggal 13 Juni 2017 tempo hari saat bekerja mencari pasir timah.
Informasi penemuan kerangka manusia itupun diberitahukan kepada Polsek Lubuk Besar. Pihak Kapolsek memperintakan kepada anggota Unit Reskrim untuk mendatangi TKP. Setelah sampai di TKP melihat sepeda motor Honda Revo fit BN 5330 KK warna hitam lis merah berikut peralatan TI bedel yang berada di pasir tailang dan sekitar sepeda motor terdapat kerangka manusia. Selama di lokasi, petugas melakukan evakuasi terhadap kerangka manusia yang telah terpisah-pisah. Usai dievakuasi, tulang-tulang itupun dilakukan identifikasi dan dibawa ke petugas kesehatan.
Kapolsek Lubuk Besar Ipda Samsul Bayumi seizin Kapolres AKBP. Frenky Yusandhy mengatakan alat bukti berupa kerangka manusia itu telah dilakukan evakuasi. Sementara ini, kerangka itu beridentitas Jasimin, warga Dusun BI Desa Lubuk Pabrik Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah.
“Dugaan nama korban itu dikuatkan oleh anaknya Kasmin yang mengetahui motor Honda Revo yang pernah dipakai ayahnya saat pergi bekerja TI di daerah Melingai Desa Batu Beriga,” ujar Kapolsek kepada Rakyat Pos, Senin (16/10/2017).
Dikatakannya, hasil pemeriksaan dari dokter Kevin bahwa tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, sebagian tulang kerangka manusia yang lain tidak ditemukan.
“Dari keterangan pihak keluarga, korban Jasimin memiliki riwayat penyakit jantung dan darah tinggi. Kemudian pernah pingsan saat bekerja TI bedel di daerah Bentin Desa Lubuk Lingkuk,” tukasnya. (ran/6).

 

No Response

Leave a reply "Penemuan Kerangka Manusia di Lubuk, Heboh"